Thursday, October 27, 2016

[Review] Dr. Color Effect Red Serum by Skin&Lab

Hi all ...
ini dia salah satu review yang mungkin kamu tunggu-tunggu : Dr. Color Effect Red Serum by Skin&Lab. Serum ini, merupakan serum yang, konon katanya nih, the best serum so far with affordable price. Beberapa waktu yang lalu Adit sudah sempat membuat introductory posting mengenai serum ini di sini .

Untuk kamu-kamu yang belum terlalu familiar dengan Skin&Lab, brand ini adalah salah satu brand yang mengutamakan 'dermatological experience' mereka. Mereka lebih mengutamakan kombinasi vitamin-vitamin dengan komposisi yang tepat guna sehingga mampu mengatasi berbagai macam masalah kulit. Wishtrend.com bahkan mengatakan bahwa Skin&Lab merupakan salah satu produk yang paling dicintai. Well, terlepas dari unsur promosi yang dilakukan oleh Wishtrend, memang Skin&Lab ini merupakan produk yang digadang-gadang sebagai salah satu korean beauty product yang banyak disukai di sana.

Salah satu produk Skin&Lab yang paling populer adalah Dr.Color Effect Red Serum.


Hmm, jujur waktu Adit pertama melihat iklan Red Serum ini, Adit agak gak percaya dengan semua kata-kata manis yang ada di iklan tersebut. "Feel the difference in 5 days ?" Mas iya ada satu product yang bisa mengatasi problem kulit hanya dalam 5 hari sih ? Kalau bener bisa, zat aktif apa yang kemudian mampu melakukan 'magic' dalam waktu sesingkat itu ? Jangan-jangan berbahaya nih. Itu dia semua pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak Adit. Sampai akhirnya, Adit coba telaah lebih jauh, lebih detail, lebih mendalam , apa sih sebenernya Red Serum ini. Surprisingly, tidak ada satu pun dari ingredient yang ada di red serum ini yang acne trigger potential atau irritant potential menurut Cosdna, juga dengan skala safety yang rata-rata 1 , hanya ada 2 yang skalanya 3 out of 9 , which is masih termasuk safe.

Red Serum Ingredient List berdasarkan Cosdna.com
Seperti yang kamu lihat di atas, ada beberapa ingredient penting yang terdapat di dalam Red Serum ini , yaitu :

  • Sodium Hyaluronate ~ fungsi dari ingredient ini adalah sebagai moisturizer lock. Kandungan yang sama terdapat dalam SK-II Repair C serum, Hera serum, Cosrx Snail essence, dan masih banyak essence lainnya. Tugas dari zat ini adalah menjaga kulit kita tetap lembab. 
  • Niacinamide ~ merupakan whitening / brightening agent. Ini adalah nama lain dari vitamin B3. Niacinamide banyak digunakan oleh korean skincare product sebagai brightening agent. 
  • Anti allergic/ Anti inflammatory agent ~ Seperti kita lihat di atas, ada beberapa zat yang berfungsi sebagai anti allergic / anti inflammatory agent seperti misalnya allantoin, dan lain lain. To have this anti-allergic / anti-inflammatory agents in a product to me really is a big plus. Ini menunjukkan bahwa produk ini mempertimbangkan kemungkinan penggunanya memiliki kulit sensitif. 
  • Plant extract ~ nah ini dia yang namanya aneh-aneh yang aku ga terlalu paham. Tapi kalau kita perhatikan, rata-rata merupakan ekstraksi dari buah-buahan yang memiliki fungsi anti-oxidant. Detailnya dapat kamu lihat di gambar berikut. 
  • No Alcohol ! ~ yay !! ini dia yang aku suka .. haha . bener-bener green light banget buat Adit. 
Seperti kita lihat di atas, semua extract yang ada di dalam Red serum merupakan zat anti oxidant yang bertujuan untuk memperbaiki elastisitas dan vitalitas kulit, tinggi vitamin, me-moisturize kulit kita, melepaskan stress kulit, melindungi dan menenangkan kulit. Di samping juga kandungan sweet almond dan witch hazel serta licoricenya yang menenangkan kulit dan mengontrol sebum. Pheeew... sounds too good to be true . 

Anyway, singkat kata , berdasarkan detail deskripsi di atas, sepertinya cukup satu serum ini untuk menjawab kebutuhan kulit kita betul ? Karena kandungannya yang lengkap , Red Serum seharusnya mampu : 
  • membuat kulit cerah, lebih elastis, lebih lembab, terlihat lebih muda 
  • menghilangkan noda ( karena mengandung vitamin c dan phyto red ) 
  • menenangkan kulit bermasalah serta mengurangi response kulit sensitif 
  • melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari 
  • mengotrol sebum 
Berdasarkan beberapa hal tersebut, akhirnya Adit blog walking, baca juga di banyak forum, yang kemudian ternyata, surprisingly, banyak yang suka dengan produk ini dan hal ini makin membuat Adit penasaran... banget ... Dan akhirnya Adit beli. hahahaha ( memang kalau uda mupeng susah di tahan ) . Alasannya simple, karena pertama : Adit punya masalah dengan flek wajah yang sifatnya genetik dan sudah ada di wajahku sejak kelas 5 SD. Hampir semua product aku coba , mulai dari Erha dulu ikut-ikutan mama, sampai SK-II, gak ada yang bisa menghilangkan flek wajah tersebut. 
Kedua, kalau benar red serum ini sebagus apa yang dibilang oleh orang-orang, seharusnya , itu akan memangkas pengeluaranku untuk skincare product karena itu artinya, cukup satu serum ini untuk semua problem kulitku. hahaha .. tapi koq rasanya gak mungkin ya ? 

Results so far ...

So, beberapa waktu yang lalu Adit sempet cerita , Adit sudah start menggunakan produk ini.. hmm, so far 3-4 minggu lah .. gak terputus sama sekali. Memang ada beberapa hal yang menjadi concern Adit , salah satunya produk ini agak lengket dan perlu waktu untuk benar-benar terserap kulit. Salah satu kemungkinannya karena produk ini tidak mengandung alkohol sama sekali. Biasanya alkohol di dalam satu produk memang bertujuan untuk mempercepat penguapan sehingga produk lebih cepat terserap kulit. Anyway, tapi hasilnya ? Kurang lebih seperti ini . 

Skin&Lab Red Serum : Before After Pictures
So, seperti yang kamu lihat , penggunaan rutin selama 3 minggu :
  • pori pori lebih mengecil ( aku rasa ini related dengan elastisitas kulit yang meningkat ? ) 
  • skin discoloration yang ada di pipi ku ( di daerah yang aku beri lingkaran biru ) terlihat jauh lebih memudar. Yah, gak hilang 100% sih, tapi bisa memudar se-significant ini buat aku 'sesuatu' banget. Sesuatu yang bahkan SK-II pun gak mampu. 
  • tone kulit lebih bagus. sebelumnya, kulitku cenderung agak pucat. Nah, somehow, entah gimana, setelah menggunakan red serum ini, warna kulitku agak lebih ga pucat. haha ini dia yang masih tanda tanya. koq bisa ya ? Apa perasaan aku doank, atau gimana. tapi kalau kita lihat di foto aku di atas, memang tone nya beda. Yang kiri, agak plain white, yang kanan agak warna kulit. hahaha . 
  • no breakout at all 
  • no purging 
  • no peeling ( tidak mengelupas sama sekali ) 
  • lebih glowy ( kamu dapat lihat di foto berikut , bare face. tidak menggunakan bb cream at all , hanya serum. Haha.. sori fotonya lagi pake kaos utk baju tidur aja. ) 

Awalnya aku pikir hilangnya noda ini karena aku combine dengan O.S.T 21.5. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, aku menggunakan O.S.T 21.5 hanya 2-3 hari sekali .. itu pun 1 tetes dicampur dengan snail essence, sedangkan aku menggunakan red serum pagi malam setiap hari sepanjang minggu. So, to be fair, seharusnya, Red Serum lah yang membuat noda di kulitku memudar :).  To me, this red serum is really it! It works like wonder on my skin. Memang sih, gak 5 hari seperti yang di iklan, dan gak 100 persen hilang juga. Tapi dengan perbaikan kulit yang terlihat nyata dalam waktu 3 minggu , it's amazing ! 

Nantikan review lainnya hanya di Groom it Like Adit ya ! :) 


Wednesday, October 26, 2016

[Beauty Info] Question : Penting Gak Sih First Essence Itu ?

Hi all ! Hari ini Adit ingin share sedikit mengenai .. hmm.. First Essence.
Seperti yang kita ketahui, seiring dengan suksesnya SK-II dalam mempromosikan miracle waternya, banyak brand-brand lain yang kemudian mencoba mengikuti kesuksesan SK-II tersebut. Mereka kemudian membuat first essence, yang (juga) isinya sebagian besar adalah fermentasi. Kalau ngeliat hal hal seperti ini, aku sebenernya agak-agak geli sendiri. Entah karena mereka malas bereksperimen dan takut gagal atau karena mereka malas mikir, mereka akhirnya membuat produk yang mampu menjadi alternatif dari SK-II FTE tersebut. Alternatif di sini , antara lain dari segi harga dan/atau juga dari segi ingredient pelengkap yang mereka tambahkan ke dalam produk tersebut.

Beberapa first essence yang pernah aku gunakan


Apakah "First Essence" itu ? 

Berdasarkan konsistensinya yang cenderung watery, banyak dari antara kita yang agak bingung membedakan toner dengan essence. Walaupun demikian, toner bertujuan untuk menyegarkan kulit dan mengangkat sisa pencuci wajah / cleanser yang mungkin masih berada di kulit kita, sebelum akhirnya kita mengaplikasikan produk selanjutnya. Sedangkan essence, didalamnya terkandung banyak zat-zat yang beneficial untuk kulit kita , seperti brightening agent, atau anti-aging agent . Tujuannya adalah, untuk membawa zat penting tersebut masuk lebih jauh ke dalam lapisan kulit kita. So, walaupun konsistensinya sama, tujuan penggunaan toner dan essence sangatlah berbeda.

Korean people menggangap first essence sebagai salah satu step yang paling penting yang tidak mungkin di lewatkan. Bahkan , di dalam salah satu acara di TvN , "Get It Beauty" , pembawa acara tersebut, Honey, mengatakan, ada beberapa teman sesama artis korea yang menggunakan 5 macam first essence setiap hari nya. haha . Konon katanya, karena konsistensi nya yang seperti air, mereka percaya , dengan konsistensi tersebut, zat zat aktif akan lebih mampu terserap oleh kulit kita, tanpa membuat pori-pori kita tertutup, dan tidak membuat kulit kita terasa tebal. Btw, tapi menurut adit sih , menggunakan 5 first essence itu, selain costly , juga agak over sih hahaha.

Lee Ha Nui ( Honey ) - from Get It Beauty ( Sekilas mirip Song He Kyo ) 

First Essence is Most Suitable for .. 

"First essence sebaiknya digunakan untuk ..? "
Pertanyaan ini menarik banget. Beberapa waktu yang lalu Adit sempet hunting-hunting , blog walking, to really find out , sebenernya first essence ini bagusnya untuk jenis kulit apa ? apakah bagus untuk semua jenis kulit ? apakah hanya untuk kulit kering ? Cocok gak untuk kulit berminyak ? Lalu bagaimana dengan kulit sensitif ?

Pertanyaan ini ter-trigger oleh pernyataan beberapa pemakai first essence di beberapa forum yang menyatakan mereka koq kayaknya gak cocok dengan salah satu brand dari first essence , karena menyebabkan beruntusan , misalnya. Ada juga yang bilang jadi terlalu berminyak .. Namun di satu sisi, banyak review yang sangat positif yang menyatakan bahwa mereka merasakan manfaat first essence tersebut , kulit menjadi jernih, crystal clear..

Kedua jenis statement yang saling bertolak belakang ini, harusnya somehow ada benang merahnya dong ? Misalnya, apakah yang kulitnya menjadi jernih tersebut rata-rata yang berjenis kulit kering ? Apakah yang kemudian menjadi beruntusan tersebut, jenis kulitnya sensitif ? Apakah semuanya menggunakan produk yang sama ?

Pertanyaan berikutnya adalah : apakah ada perbedaan antara first essence brand A dengan brand B?

Jawaban yang kemudian aku dapatkan sebagai hasil dari blog walking ini antara lain :

  • Walaupun ada banyak brand mengeluarkan first essence versi masing-masing brand tersebut, ingredient dari masing-masing first essence berbeda-beda. Seperti misalnya, ada brand tertentu yang sama sekali tidak menggunakan 'alkohol' di dalam kandungan first essence mereka, sehingga aman untuk kulit sensitif. Sedangkan ada beberapa brand lain yang menggunakan 'alkohol' di dalam kandungan first essence. Hal ini wajib kita ketahui untuk kita-kita yang berjenis kulit sensitif. 
  • Di samping kandungan utamanya yang rata-rata zat fermentasi, beberapa brand menggunakan ingredient tambahan, yang tujuannya untuk meningkatkan kinerja first essence. Beberapa zat tambahan tersebut antara lain :
    • Whitening agent , misalnya Niacinamide ( ex : Missha FTE ) 
    • Anti-inflammatory agent , misalnya centella asiatica extract ( ex : Missha FTE generasi pertama ) atau aloe-vera gel ( ex : Secret Keys FTE ) 
    • Anti - allergy agent, misalnya beta glucant ( ex : IOPE bio essence )
    • Zat emollient , misalnya dimethicone ( ex : Missha FTE Intensive ). Bisanya dimethicone ini bertujuan untuk mengurangi tampilan pori-pori. Tapi ada beberapa orang sensitif terhadap dimethicone. 
    • Moisturizer. Dari kesekian banyak first essence, kalau aku lihat di cosdna, Estee Lauder Micro essence paling banyak menggunakan moisturizer. Mungkin ini alasannya di kulitku, ELME ini agak bikin berminyak. (?? ) 
    • Ekstraks tumbuh-tumbuhan. Nah, yang ini memang agak rancu buatku. Disamping memang banyak dari nama ekstraks tersebut yang mengunakan nama latin ( dan agak membingungkan ), sebagian besar dari antara zat ekstraksi tersebut juga aku ga terlalu paham apa benefitnya untuk kulit kita. 

Tips dalam Memilih First Essence 

Karena saat ini ada banyak banget First Essence yang beredar di pasar , yuph, hampir semua brand mengeluarkan first essence, Adit coba membuat guidelines/panduan yang mungkin dapat membantu kamu dalam memilih first essence yang cocok untuk kulitmu.

  • Untuk kulit sensitif, pastikan tidak ada alkohol dalam ingredient list . Kamu dapat mengeceknya di cosdna.com sebelum memutuskan untuk membeli 
  • Selain itu, untuk kulit sensitif, mungkin akan lebih baik memilih produk yang mengandung anti-inflammatory agent / anti-allergy. 
  • Aku personally lebih suka dengan ingredient list yang singkat. Dengan ingredient list yang singkat tersebut, itu akan meminimalkan kemungkinan reaksi-reaksi yang tidak diinginkan akibat penggunaan produk. 
  • Kalau kulitmu jenis berminyak, hindari produk first essence yang terlalu mengandung banyak moisturizer agar kulitmu tidak semakin oily. Namun sebaliknya, untuk kulit yang kering, mungkin kamu perlu moisturizer tersebut. 
  • Adanya dimethicone dalam sebuah first essence menurut aku pribadi sih sebenernya penting ga penting. Kalau aku, aku akan kembali ke checklist awal yaitu ingredient list yang singkat. 
  • Kalau kulit mu jenis yang agak sensitif dan reaktif terhadap produk skincare, aku sarankan hindari ekstraks-ekstraks tumbuhan yang kamu gak bener-bener ngerti apa fungsi dan tujuannya di dalam first essence tersebut. Seringkali, kulit yang sensitif justru bereaksi buruk terhadap zat-zat tambahan dalam suatu produk. 
Ok! Semoga posting Adit kali ini dapat membantu kamu memilih first essence :) NAntikan posting lainnya hanya di Groom It Like Adit ! 





Thursday, October 20, 2016

[Review] O.S.T Vitamin C 21.5 Advanced Serum

Hi all,
mumpung hari ini Adit lagi off , Adit ingin share pengalaman Adit menggunakan O.S.T Vitamin C 21.5 Serum. Ngomong-ngomong soal serum O.S.T ini, Adit yakin banget, pasti kamu korean lovers pernah denger tentang serum yang satu ini. Karena, disamping memang banyak beauty blogger yang mengulas serum ini, berdasarkan beberapa online store korea, O.S.T serum selama beberapa tahun terakhir ini terus menerus menduduki peringkat no.1 sebagai brightening serum terbaik. Oleh karena itu, karena penasaran, akhirnya Adit ikut-ikutan mencoba produk O.S.T tersebut. haha ( judulnya mupeng .. Adit banget )



Sekilas mengenai O.S.T , serum 21.5 merupakan serum generasi kedua dari serum vitamin C keluaran O.S.T. Serum sebelumnya dinamakan C20 . Membandingkan kedua serum tersebut, ada beberapa perbedaan yang mendasar yaitu :

  • Perbedaan angka 20 dan 21.5 menggambarkan persentase kandungan konsentrasi vitamin C yang terkandung di dalam produk tersebut. 
  • Perbedaan lainnya dari 21.5 dan generasi terdahulunya C20 juga terletak pada konsistensinya. C21.5 memiliki konsistensi lebih watery, lebih cepat terserap ke dalam kulit , dan tidak se-lengket C20 yang memang juga lebih viscous. 
  • Pelarut di dalam C21.5 menggunakan ekstrak tanaman sea buckthorn, sedangkan C20 menggunakan water (air) saja. 
  • Tidak hanya itu, C21.5 juga telah mengeliminasi banyak ingredient-ingredient yang dinilai tidak terlalu diperlukan oleh kulit kita, sehingga ingredient listnya lebih pendek daripada C20. Kalau Adit hitung, dari sekitar 30 ingredients yang terkandung di dalam C20, ingredients tersebut kemudian diringkas menjadi hanya sekitar 10 ingredients saja di dalam C21.5 Berikut ingredient list untuk kedua produk tersebut, dan analisanya berdasarkan Cosdna.com 

Kandungan O.S.T Vitamin C20 Serum
Kandungan O.S.T Vitamin C 21.5 Advanced Serum
Melihat perbedaan di atas, sepertinya O.S.T Vitamin C 21.5 benar-benar merupakan upgraded version dari C20. Walaupun demikian, menurut Wishtrend, Vitamin C 21.5 lebih disarankan untuk pengguna C20 yang sudah berhasil mengurangi jerawat dan bekasnya, namun ingin terus memaintain kondisi kulit atau pengguna baru yang kondisi jerawatnya tidak parah. Sedangkan untuk pengguna baru yang kulitnya cenderung memiliki banyak jerawat, Wishtrend menyarankan untuk menggunakan Vitamin C20 terlebih dahulu sebelum akhirnya beralih ke C21.5 apabila kondisi kulitnya sudah membaik.

Ngomong-ngomong soal kemampuan vitamin C dalam mengatasi jerawat , vitamin C ini sebenernya termasuk salah satu exfoliating agent . Yuph! Serum tersebut mengangkat sel-sel kulit mati, sekaligus mengeluarkan kotoran yang ada di dalam pori-pori kita. So, jangan kaget kalau di awal-awal pemakaian , kita mengalami purging terlebih dahulu. "It gets worse before gettin' better". Dulu Adit ngalamin masa purging waktu menggunakan retinoid .. wahh .. sedih banget deh rasanya .. bener-bener semua komedo semuka-muka keluar semua sekali jadi. It felt worse than a nightmare! Sumpah ! Kamu jangan ngebayangin komedo imut kecil kecil kayak pasir , tapi ini komedo komedo yang jauh di dalam kulit yang bentuknya kayak vitamin rambut , keluar semua , sampai akhirnya muka aku kayak lautan acne. Tapi yah, memang setelah itu , di saat kotoran di dalam kulit kita sudah mulai bersih, proses purging nya lambat laun mulai mereda dan kulit menjadi bersih. Biasanya kalau kita sudah pernah purging sekali ( misalnya pada saat menggunakan retinoid, AHA atau BHA , atau vitamin C serum ), agak kecil kemungkinannya untuk purging parah lagi untuk yang kedua kali. So, setelah purging tersebut, frekuensi kemunculan jerawat di mukaku jauh berkurang.

Anyway, balik lagi ke vitamin c serum. Adit dulu pernah coba C20 ( sebelum C21.5 diproduksi), tapi gak lama-lama menggunakannya. Kalau ga salah ingat hanya sekitar 3 minggu . Alasannya, karena gak tahan dengan lengketnya itu padahal menurut saran dari banyak beauty blogger ( termasuk Wishtrend), serum vitamin C harus digunakan langsung pada kulit sebelum produk-produk lainnya. So, kadang-kadang, karena kulit kita lengket, either kita keburu males menggunakan produk lainnya, atau kita paksakan dan kulit jadi ngerasa gak nyaman. Akhirnya setelah 3 minggu pemakaian tersebut, vitamin C20 itu adem nongkrong di dalam kulkas , sampai akhirnya oxidized.

Oh, iya, satu lagi yang kamu harus tau : oksidasi. Kelemahan vitamin C serum produksi O.S.T ini, ( dan juga produk-produk yang mengandung vitamin C secara general, yang tidak menggunakan preservative), adalah , cepat teroksidasi. Oleh karena itu, vitamin C serum memerlukan perhatian khusus, yaitu : disimpan dalam botol kaca berwarna gelap, dan di simpan di dalam kulkas . Hal ini untuk memperlambat proses oksidasi.  Produk yang masih bagus biasanya warna serumnya bening 'agak' sedikit kekuningan. Sedangkan produk yang sudah teroksidasi warnanya 'kuning'. So .. Untuk kamu pengguna serum vitamin C, stop pemakaian di saat kamu melihat serum kamu sudah mulai berubah warna, karena itu artinya serum tersebut sudah mulai rusak. Karena kebutuhan akan 'perhatian khusus' ini, kita gak disarankan untuk membawa serum ini kemana-mana seperti untuk travelling, atau misalnya di simpan di tas gym. Next, Adit akan share hal-hal apa saja yang Adit rasakan dari produk ini ..

What I Feel About This Serum So Far .. 

Haha .. ini yang menarik..
Jadi, saking penasaran ingin tahu seefektif apakah produk ini buat Adit, Adit totally stop menggunakan produk-produk lainnya yang berfungsi untuk menghilangkan noda seperti History of Whoo Intensive Care yang sudah beberapa lama ini menjadi holly grail Adit untuk 'spot department' .( Sebelum Whoo, Adit sempet kepincut sama Laneige, yang sebenernya did amazing di kulitku. Tapi kemudian aku ketemu Whoo , yang jauh lebih efektif bekerja di kulitku :) Tapi kamu jangan ngikutin Adit ya, kalau kamu cocok dengan satu produk jangan ngampang mupeng dengan produk lain. haha  )

So. what i'm feeling about this O.S.T Vitamin C21.5 so far :

  • Penggunaan vitamin C21.5 setiap malam membuat kulitku terlalu kering setelah beberapa hari. Akhirnya aku kurangi jadi 2 hari sekali , masih terlalu kering, akhirnya aku kurangi jadi 3 hari sekali atau 2 hari sekali , tergantung kondisi kulitku. Untuk mengatasi kering-kering ini, akhirnya aku nyontek dari Wisthrend, yang memberi tips mencapur O.S.T serum dengan Klairs soothing serum untuk membuat kulit kering kita terasa moist dan tidak dehidrasi . Bedanya, aku mencampurnya dengan COSRX Snail Essence dengan perbandingan 2 puff snail essence 1 tetes atau 2 tetes O.S.T . Dan hasilnya memang berasa banget, kulit gak terlalu kering pada saat bangun tidur keesokan paginya. 
  • Tapi memang benar, dibandingkan pendahulunya, C21.5 serum lebih cepat terserap ke dalam kulitku. So, pada saat aku akan mengaplikasikan produk lainnya, tidak ada lagi perasaan lengket seperti yang aku alami pada saat menggunakan C20 dulu. 
  • Selang 2 minggu menggunakan C21.5 , komedo-komedo yang uda lama banget ada di mukaku mulai terangkat ke atas, kemudian keluar. Seperti yang kamu lihat di foto di bawah ini, ada beberapa spot di wajahku yang aku tandai dengan lingkaran warna biru muda, itu adalah lokasi dimana komedo-komedo yang sudah cukup lama ada di wajahku mulai terangkat ke atas. Ada juga satu spot lagi di jidat, ga aku foto jidatnya lupa. tapi aku sempat foto komedonya, warnanya agak kehijauan, itu artinya sudah lama banget ada di sana. ( Dan memang uda lama banget sih, ada kali ampir 9 bulan, setiap aku pegang ,ada bump kecil, yang ga hilang-hilang. Gak mempan dengan BHA maupun AHA busyeet keras kepala amat komedonya .. kayak aku .. haha ) Proses ekstraksinya / purgingnya gak ekstrim , cuma beberapa spot di wajah , di daerah yang aku tahu memang ada komedo yang gak hilang-hilang dan susah keluar. I'm happy with this ! 
Lingkaran biru : spot di wajah ku yang komedo nya terangkat ke atas. 


komedo yang terekstraksi setelah beberapa waktu menggunakan Vitamin C21.5 serum 

  • Dari segi brightening, hmm, entah karena kulit aku memang sudah putih, aku gak terlalu melihat efek yang significant dalam hal mencerahkan wajah. Tapi let's see dalam beberapa minggu ke depan . Tapi memang, vitamin C serum ini , membantu menyamarkan noda. Well, namun,  karena ada noda baru sehubungan dengan terekstraksinya komedo komedo ini, noda lama memudar, noda baru muncu. haha jadi keliatan masih bernoda aja mukaku .. . haha .. Akan aku update beberapa minggu lagi ya. 
  • Di samping proses ekstraksi , benefit lainnya yang aku rasakan dari vitamin C serum ini adalah pengecilan pori-pori. Hmm, kalau Adit ngomongin pengecilan pori-pori, kamu jangan ngebayangin pori-poriku bener-bener poreless kayak manekin ya.. Poreless itu gak manusiawi. Sudah lumrah hukumnya manusia itu kulitnya pasti berpori. So, pori-pori ku kalau dilihat , tetep kelihatan aja. Tapi memang aku melihat ada pore tightening effect, setelah beberapa lama ini aku menggunakan O.S.T serum Vitamin C21.5 
So, itulah yang aku rasakan setelah beberapa waktu ini menggunakan O.S.T Vitamin C21.5 Advanced Serum. Hanya di Groom it Like Adit, aku akan terus posting progress update pengalamanku menggunakan O.S.T C21.5 serum ini , hanya untuk kamu ! Bye ! 


Tuesday, October 18, 2016

[Review] Zymogen Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum and Centella Ferment Cream untuk Mengatasi Jerawat Parah

Hi semua :)
Hari ini Adit ingin share sedikit mengenai Zymogen. Untuk kamu yang rajin mengikuti perkembangan korean skincare, kamu pasti sedikitnya pernah dengar mengenai Zymogen ini. Adit juga pernah mengulas produk Zymogen di beberapa postingan Adit terdahulu :) . ( kalau kamu ingin kembali ke beberapa postingan mengenai Zymogen, klik di sini )

Anyway, untuk kamu yang belum familiar, Zymogen merupakan produk yang konon saat ini termasuk best seller di Korea karena brand Zymogen ini mendedikasikan semua produknya untuk mengatasi problematic skin dengan kandungan utama fermentasi . Dari kesekian banyak product review untuk Zymogen ini, ada satu video di youtube yang kemudian menjadi viral . Di dalam video ini, ada seorang beauty blogger korea yang wajahnya sangat berjerawat. Tapi kemudian, setelah rutin menggunakan Zymogen product, kulitnya mengalami perbaikan secara significant. Berikut videonya .


Nah, video di atas merupakan testimoni dari salah satu blogger korea yang mukanya jerawatan parah, tapi kemudian jauh membaik karena menggunakan Zymogen.Karena video ini juga , akhirnya Adit mupeng dan ikutan coba Zymogen product ini. Waktu itu yang adit beli adalah :

  • Zymogen Centella Ferments ( serum and cream )
  • Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 
  • Zymogen First Essence
  • Pore Tightening Serum
Hmm, memang waktu itu judulnya aku kalap V_V . Kalau dipikir-pikir sekarang, kenapa dulu aku beli serum dan cream untuk varian Centella ferments. Padahal, isinya sama sama aja , cuma konsistensi nya aja yang berbeda. Serum lebih watery, sedangkan cream lebih thick. Anyway, dari keempat product tersebut, yang paling aku rasakan benefitnya adalah Zymogen first essence . Alasannya simple, kedua produk yang pertama ( centella ferments dan houttuynia cordata), sebenernya lebih untuk kulit berjerawat parah, sedangkan aku jerawatnya satu dua doank. Jadi aku ga terlalu merasakan manfaatnya. Sedangkan yang pore tightening serum, aku gak terlalu suka karena terlalu lengket di kulit, jadi aku ga suka menggunakannya .

Nah, gak lama setelah aku beli produk Zymogen ini, ada satu junior ku di kantor yang kebetulan sedang berjerawat parah. Si junior ku ini korban dokter kulit. Waktu kulitnya mulai agak parah, aku sebenernya sudah menyarankan untuk datang ke dokter Kun di dekat Senayan City. Dokter Kun memang sangat terkenal karena kemampuannya mengatasi jerawat. Yah, tapi karena terkenalnya itu, akhirnya kita musti ngantri mulai dari subuh , hanya untuk mendapat nomor antri ketemu dokter. Gila sih memang antrinya. Aku tau, karena dulu juga aku sempet jerawatan , dan aku ke dokter kun. Know what ?! aku musti ngantri dari jam stengah empat pagi untuk dapat antrian jam 8 malem. Gila kan .. V_V  Nah, si junior ku ini, nyerah dengan antriannya gak dapet-dapet. Akhirnya dia coba deh ke dokter lain, entah siapa dokternya. Dokter tersebut kemudian meminta juniorku untuk facial, di saat mukanya sedang memiliki banyak jerawat yang meradang besar-besar. Singkat cerita, muka juniorku akhirnya kacau balau . Lalu setelah itu, aku mantapkan hati nya untuk ke dokter Kun . 

Selang dua bulan, jerawat aktifnya sudah  berkurang tapi memang masih merah-merah dan tetap masih ada jerawat aktifnya. Juniorku bilang, dia ga terlalu suka krim dokter Kun, karena lengket , sedangkan dia kerja lapangan kan. Di samping itu, dia juga ingin krim wajah yang mampu mempercepat pengeringan luka jerawat dan memperbaiki sel kulit sehingga luka dan merah-merah di wajahnya dapat lebih cepat sembuh. Akhirnya aku merekomendasikan produk Zymogen ini , tapi hanya dua produk yaitu : Zymogen Centella Ferments Cream dan Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum . 

Centella Ferments Cream dan Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 

Singkat cerita, akhirnya juniorku beli Zymogen dari salah satu toko online langsung ke korea. Pada saat itu , mencari suplier Zymogen di Indonesia memang masih susah banget. Jadi kita mau ga mau pesennya dari Korea langsung. Kurang lebih perlu waktu sekitar 10-14 hari untuk sampai ke Jakarta ( kalau ga ada problem di bea cukai ) . Tampilan produk Zymogen kurang lebih seperti yang ada di foto berikut . 

My Anti aging and anti dehydration combo : Klairs, Cosrx, Zymogen and SK-II
Well, seperti yang kamu lihat di foto di atas, dari segi packaging, Zymogen termasuk salah satu brand yang 'gak neko-neko'. Packagingnya simple, tulisannya ga neko-neko, tapi ada bahasa Inggrisnya. Untuk yang cream, kemasannya di dalam jar, sedangkan untuk serum atau essence yang lebih watery, kemasannya dalam bentuk botol dengan puff. Kesan pertama yang muncul waktu adit melihat packagingnya adalah, bahwa brand ini gak perlu packaging yang cute imut karena purely menjual  ingredientnya. Disamping itu, produk ini juga unisex, jadi bukan khusus cewe saja misalnya. Karena kalau cute , kadang-kadang kita yang cowo suka agak risih belinya. 
Anyaway, berikutnya kita akan bahas lebih detail kedua produk tersebut. 

Centella Ferments Cream 

Menurut Wishtrend, centella ferment cream merupakan produk yang tidak hanya memiliki fungsi anti oksidan nya, tapi juga mampu mempercepat penyembuhan luka jerawat sambil tetap menjaga kadar air di kulit sehingga kulit kita ga jadi kering. Untuk kita-kita yang memiliki problem jerawat, kita pasti ngeh bahwa, seringkali, produk yang didedikasikan untuk kulit berjerawat cenderung membuat kulit kita kering , dan memerah. So, the first time i read this on wishtrend, i was a bit skeptical . Terlalu too good to be true. koq bisa ada satu produk yang didedikasikan untuk kulit berjerawat tapi tetap menjaga kadar air kulit ? Anyway, walaupun demikin, justru , hal ini yang bikin aku penasaran. 

Next, step berikutnya, aku cek cosdna.com. Aku ga posting listnya karena agak panjang, gak bisa aku buat satu kali snap. tapi, kalau kamu ingin cek detailnya kamu dapat klik di sini. Kalau kita lihat dari cosdna review, ingredient yang berada di dalam produk ini tergolong aman, dengan rating tertinggi hanya 2 skala 5. Well, cukup menggembirakan. Kandungannya agak mirip-mirip dengan Klairs soothing cream. Cuma bedanya, Centella ferments cream menggunakan ekstrak centella yang sudah melalui proses fermentasi, sedangkan Klair , centella nya tidak di fermentasi terlebih dahulu. Namun, se-efektif apa perbedaan centella fermentasi dan non-fermentasi, itu aku ga tau. 

Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 

Namanya susah di inget !!! Anyway, seperti namanya,  kandungan utama dari produk ini adalah Houttuynia Cordata extract yang menurut Wishtrend, membantu kulit untuk beregenerasi secara lebih optimum, di samping juga meredakan inflamasi dan infeksi serta mengangkat sel kulit yang rusak sehingga kulit yang sehat naik ke atas.  Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan hyaluronic acid yang bertugas menjaga kelembaban kulit, chamomile yang menenangkan kulit, dan beberapa ekstrak tumbuhan yang bertugas menutrisi dan menjaga elastisitas kulit. Again, all this stuff sounds toooooo good to be true, tapi bikin penasaran. Next, kita cek cosdna. 

Cosdna.com menilai bahwa, produk ini sangat aman di kulit kita dari segi berpotensi menyebabkan jerawat dan iritasi, dengan rating tertinggi hanya 1 which is aman di kulit, Hanya ada 1 zat yang dinilai memiliki tingkat safety 7 skala 9 ( non irritating, non- acne trigger , tapi menurut cosdna gak terlalu aman digunakan, detailnya dapat kamu klik di sini  ) , yaitu triclosan. Well.. it rings a bell in my mind. Triclosan itu .. ada di pasta gigi kan ya kalo ga salah ? Akhirnya aku search di google, untuk mencari informasi lebih jauh mengenai triclosan. Berikut mengenai triclosan.

Triclosan adalah anti bacterial agent yang sering digunakan hampir di setiap produk yang berhubungan dengan kebersihan tubuh dan wajah termasuk di pasta gigi. Itu artinya , keberadaan triclosan di dalam salah satu produk berhubungan dengan tujuan dari penggunaan produk tersebut. Misalnya, kandungan triclosan di dalam sabun pencuci tangan memang bertujuan untuk membunuh bakteri di tangan kita sebelum kita makan, atau setelah kita pegang uang , dll. Atau , triclosan yang ada di dalam pasta gigi memang bertujuan untuk membunuh bakteri yang bersarang di dalam mulut kita. So, triclosan ini sebenernya merupakan salah satu zat yang sudah lumrah digunakan. Walaupun demikian, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui sehubungan dengan zat ini, yaitu yang pertama, bahwa ada orang-orang tertentu yang alergi dengan triclosan. Namun, karena alergi itu sifatnya genetik, hanya orang-orang tertentu saja yang harus menghidari triclosan ini. Yang kedua adalah, seperti hal nya penggunaan semua anti bacterial agent yang lain, penggunaan triclosan yang melebihi aturan pakai, dapat menyebabkan bakteri lama lama kebal terhadap anti bacterial agent tersebut. So, penggunaan produk yang mengandung triclosan harus digunakan sesuai aturan pakai.

Next, product review dan before-after pic .

Product Review

Seperti yang sudah aku ceritakan di atas, juniorku di kantor menggunakan kedua produk tersebut karena dia merasa krim dari dokter kun terlalu lengkat dan membuat ga nyaman , apalagi dengan aktifitas yang sebagian besar di lapangan. So, aku merekomendasikan kedua produk Zymogen , yang memang digadang-gadang baik untuk kulit dengan jerawat parah. Juniorku makan obat minum dokter Kun untuk membasmi jerawat dari dalam, tapi menggunakan cream dan serum Zymogen untuk perawatan dari luar. Berikut before -after pic nya.

Foto Juniorku : LEFT : before , RIGHT after 4 months

Berhubung awalnya aku ga rencana mengupdate progress dari juniorku, aku gak minta doi untuk memfoto progress yang dia rasakan. So, cuma ini foto 'before' yang tersisa. V_V .
Tapi dapat kamu lihat di atas, bahwa sebelum penggunaan zymogen, kulit juniorku merah-merah semua. dengan tingkat iritasi dan jerawat meradang yang cukup parah. Selang beberapa waktu menggunakan krim dokter kun, juniorku merasa koq , krimnya cuma lengket doank, tapi gak ada perubahan yang berarti. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan produk zymogen. Yang juniorku rasakan pada saat doi menggunakan Zymogen adalah : accelerate healing process. Yang meradang mulai lebih calm down, dengan tingkat kemerahan yang gradually menurun secara drastis. Drastis di sini kurang lebih memakan waktu 4 bulan lowh ya. Ga ada yang instant :) Cuma mie aja yang instant ( ama bubur dink .. haha ) . Saat ini memang bekasnya masih ada agak hitam-hitam sedikit . Tapi , paling gak, jerawat aktifnya sudah calm down :)

Jujur aku lega banget merekomendasikan Zymogen ini ke juniorku , karena ternyata cocok di kulitnya dan memberikan benefit yang significant. Memang, kembali lagi, bahwa produk kulit, seringkali orang bilang cocok-cocokan. Apalagi soal jerawat. Satu hal yang harus kamu ketahui mengenai jerawat adalah , faktor pencetus jerawat itu sendiri, yang, setiap orang beda beda. Mungkin hormonal, mungkin stress, kurang istirahat, kurang minum, bahkan bisa jadi karena faktor alergi. So, selain mencari produk yang mampu mengatasi jerawat, hal yang terutama harus kamu lakukan adalah mencari tahu faktor apa yang menjadi pemicu jerawatmu. Menggunakan produk untuk anti jerawat memang mampu meredam / mengurangi frekuensi kemunculan jerawat. Tapi, selama kamu gak menghindari faktor pencetus jerawatmu, jerawat akan terus datang dan datang lagi. Oh iya, dan satu lagi, saran Adit pribadi ni ya, mengatasi jerawat parah itu memang paling baik dari dalam dan dari luar. Untuk kamu-kamu yang problem jerawatnya sangat parah, Adit sarankan kamu datang ke dokter ahli yang memang benar-benar mengerti kondisi kulitmu. Jangan dokter abal-abal, jangan dokter yang belum terbukti kualitasnya. :) ok ?

So, nantikan produk review lainnya hanya di Groom it Like Adit ! 






Friday, October 14, 2016

[Spotlight] Welcoming My Latest Skincare Products !

Hi semua , seperti janji Adit beberapa waktu yang lalu ..
di postingan Adit kali ini Adit mau share beberapa product yang akhirnya aku putuskan untuk aku coba .  Gak semuanya baru banget sekali jadi sih, ada yang sudah aku mulai coba beberapa minggu lalu juga :) So, nantikan reviewnya segera ya :)

My Latest Skincare Products 




Here is the list : 
  1. Klairs Sheet Mask ~ Masker yang jadi nomer 1 most recommended mask versi Wishtrend.com. The first time i heard about that, i was sooo tempted !! Klairs adalah salah satu product yang harganya medium, tapi kualitasnya wow !! Mungkin beberapa dari antara kamu ingat aku menggunakan bb cream Klairs , and i love it ! Maaf - maaf , tapi SK-2 CC cream kalah ! So, now i'm gonna try this sheet mask on ! 
  2. I'm From Honey Mask ~ Salah satu masker yang lagi hype sekarang. I'm From ini memang amazing banget. Disamping produknya yang menggunakan kandungan alami, semua yang menggunakan produk ini , gak ada satu pun yang kasi komen negatif. Semua rata-rata puas. Kamu boleh blog walking deh. Aku uda survey , semua nya positif komennya . haha 
  3. I'm From Vitamin Tree Gel ~ Salah satu produk I'm From juga yang didedikasikan untuk kulit yang acne prone, tapi sensitif, dan dehidrasi. Aku banget ! Nantikan reviewnya segera ya . 
  4. Klairs Gentle Cleanser ~ well .. bukan aku gak cocok lagi dengan SK-II gentle cleanser, tapi .. produk ini menjadi nomor 1 versi wishtrend untuk cleanser department . Produk yang digadang-gadang bagus untuk semua jenis kulit bahkan untuk kulit super sensitif sekalipun. Dengan harga yang much much affordable daripada SK-II , aku rasa aku wajib mencoba produk ini. Kalau ternyata hasilnya sama seperti SK-II .. kenapa enggak ? :) 
  5. COSRX Aloe Vera Soothing Gel ~ produk yang aku review di postingan aku sebelumnya. :)  Kalau kamu mau baca lebih jauh .. kamu dapat klik di sini
  6. O.S.T Vitamin C 21.5 serum ~ Produk yang jadi no 1 nya brigthening serum di wishtrend. Hmm, jujur , untuk produk ini, aku rasa , karena ini produk wishtrend, bisa aja wishtrend self proclaimed ya kan ? tapi, aku putuskan untuk mencobanya, karena banyak yang menggunakan O.S.T serum ini dan memang hasilnya bagus. So , nantikan review aku segera ! 
  7. COSRX Centella Toner ~ hhmmm, kemarin waktu aku memutuskan membeli toner ini, idenya adalah mencari toner yang non-alkohol yang suitable untuk kulit super sensitif dan sedang iritasi. Centella ( atau biasa kita kenal dengan pegagan ), memang mempunyai khasiat untuk mempercepat regenerasi sel. so , i think it is worth to give the product a try . 
  8. Skin&Lab Red serum ~ Wew ! looooveee this product ! Aku pernah posting mengenai produk ini beberapa waktu yang lalu .. kalau kamu ingin tahu detailnya, kamu dapat click di sini  haha , i'll review it soon ! 
  9. SK-II R.N.A cream ~ sebenernya aku gak maksud beli cream ini. Tapi bulan lalu waktu aku beli miracle water, aku beli yang travel package or apa gitu namanya. Di dalamnya ada miracle water 75 ml, RNA cream 15 mg, dan 30 ml clear lotion. So , aku putuskan untuk coba aja produknya. 
  10. Skin&lab Don't Worry Wrinkle ~ Melihat hasil yang bagus dari Red Serum, akhirnya aku putuskan untk mencoba beberapa produk lainnya dari Skin&Lab salah satunya eye serum ini. Aku sudah gunakan kurang lebih 1-2 minggu dan hasilnya WOW !! Review menyusul juga ! 
  11. Skin&Lab Vita K cream ~ salah satu produk Skin&Lab yang konon katanya mampu mengurangi tampilan eye bag dan membuat area mata kita lebih segar. Aku beli produk ini karena efek impulsif dari Red serum. haha. eye bag memang problem sejuta umat yang susah banget di atasin. So, i'm a bit sceptical sih . tapi .. let's see . 
  12. Sulwhasoo ginseng line ( First Serum, Eye cream , ginseng serumnya, dan ginseng cream nya ) ~ review menyusul ya. 
So .. ke dua belas item tersebut adalah beberapa item yang aku tambahkan sebagai penganti yang sudah habis kemarin. Mungkin ada beberapa di antara item tersebut yang kamu gunakan ? Boleh share di comment :) Gimana pengalaman kamu menggunakan produk tersebut. Atau ada beberapa produk yang sebenernya sudah kamu incar dan ada di salah satu dari kedua belas produk tersebut ? nantikan review aku segera ya , hanya di Groom it like Adit . ! 

Monday, October 10, 2016

[REVIEW] COSRX ALOE VERA OIL FREE SOOTHING GEL untuk Mengatasi Iritasi di Wajah

Hi all,
hari ini Adit ga sabar banget ingin share ke kamu pengalaman Adit mengatasi iritasi di wajah beberapa waktu yang lalu. ( kurang lebih 3-5 hari yang lalu ).
Jadi,
ceritanya beberapa waktu yang lalu aku iseng coba salah satu produk yang cukup populer di kalangan Korean skincare lovers. Berhubung banyak yang bilang bagus , ditambah lagi ingredientnya dari berbagai macam ramuan traditional korea, aku kebawa napsu pingin coba produk tersebut. Salahnya, karena kebawa napsu itu juga, akhirnya aku ga terlalu teliti melihat ingredient list dari produk tersebut. Aku langsung beli, dan langsung aku pakai. ( sementara ini, nama dan jenis produknya gak aku mention dulu di blog ku ya. Nanti setelah aku teliti lebih jauh, baru aku akan share ) .
Selang kurang lebih 1 minggu aku menggunakan produk tersebut, aku mulai ngerasa koq kulitku agak over sensitive ya. Mulai muncul merah-merah, spot spot agak bengkak dikit , kayak bentol , kulit perih semuka-muka, sampai akhirnya mukaku beruntusan alergi ( bukan beruntusan jerawat .. ). Kurang lebih seperti ini :

Day 0 : saat tiba2 mukaku iritasi parah dan gatal 
Seperti yang kamu lihat di foto ku di atas, di jidat ku semua nya kasar, perih, merah merah. Sayang memang kualitas fotonya gak terlalu menggambarkan kondisi aslinya. Kalau kamu lihat langsung , waktu itu mukaku bener-bener gak karuan. Beruntus, merah, di pipi, di leher, di bawah telinga, di garis batas rambut, di jidat di bawah mata, di bagian atas lipatan mata .. wah parah deh pokoknya.

Awalnya aku gak berpikir kalau itu karena produk skincare, tapi aku pikir aku salah makan makanan yang kemudian memicu alergi, atau kulitku memang lagi hypersensitive  ( maka dari itu aku sempat hunting Cetaphil dll ) . Tapi setelah dipikir-pikir lagi, koq aneh ya, bagian yang iritasi, gatal dan perih hanya di daerah muka dan leher , yaitu didaerah yang aku gunakan skincare product. Dari situ kemudian aku mengevaluasi semua produk yang aku gunakan, termasuk yang paling baru aku gunakan yaitu produk 'X' tersebut.

Setelah aku teliti, akhirnya aku memutuskan untuk stop semua produk dulu, kecuali : COSRX Snail Essence, SK-II Miracle Water dan SK-II gentle cleanser karena kulitku kering, dan perih, dan dehydrated, dan iritasi. Ketiga produk ini adalah produk yang mampu menjaga kulitku paling tidak , tetap bersih, dan menghidrasi kulit . Karena disaat kulit kita sedang iritasi, kalau gak dijaga kebersihannya, sangat mungkin memicu secondary problem, seperti infeksi bakteri, jerawat dll .. Di siang hari, aku tetap gunakan Klairs bb cream karena mengandung spf sehingga mampu mengurangi kemungkinan kulit teriritasi akibat paparan sinar matahari baik langsung maupun tidak langsung.

Saat itu, akhirnya aku langsung melakukan observasi, kira-kira produk apa yang dapat meredakan gejala iritasi yang 'aku kategorikan' cukup parah untukku. Dari kesekian banyak produk yang aku teliti, aku akhirnya kembali ke COSRX . Alasannya simple, COSRX adalah salah satu brand yang memang dibuat khusus untuk kulit problematic. Brand ini mengeliminasi zat-zat / ingredient yang 'less important' . Mereka membuat produk dengan ingredient list yang cukup singkat, hanya ingredient-ingredient yang beneficial untuk kulit kita. Produk COSRX yang aku pilih adalah : COSRX ALOE VERA OIL-FREE SOOTHING GEL


COSRX ALOE VERA OIL-FREE SOOTHING GEL


Ngomong-ngomong soal aloe vera, untuk kamu-kamu yang mengikuti blog Adit, mungkin kamu tahu, bahwa Adit memang sering membuat masker wajah dan rambut dari aloevera asli. Alasannya, karena di dalam aloevera ini terdapat anti bakteri, anti virus, anti jamur, anti peradangan, yang juga mampu mempercepat regenerasi sel. Sejak dahulu aloevera memang sudah banyak digunakan untuk produk-produk kecantikan dan kesehatan. Dulu, kalau kita habis terpapar sinar matahari, main di pantai misalnya, orang tua kita suka mengaplikasikan aloe vera ke wajah dan tubuh kita. Disamping memang rasanya yang dingin, aloe vera mampu meredam kerusakan yang timbul di kulit akibat paparan matahari tersebut.

Nah, berhubung aku lagi ga sempet cari lidah buaya asli, dan waktu itu aku mikirnya , ribet juga kalau aku harus potong lidah buaya asli padahal aku lagi banyak banget kerjaan di luar rumah. Jadi aku ga akan ada waktu untuk duduk manis sambil oles-oles lidah buaya . Akhirnya, aku memutuskan untuk mencari produk dengan kandungan lidah buaya tertinggi , se-murni mungkin. Pilihanku jatuh ke COSRX gel ini. Kali ini, aku gak mau 'kecolongan'. Aku buka cosdna.com dan aku telaah secara lebih detail apa-apa sajakah ingredient yang ada di dalam COSRX gel ini.
cosdna result for COSRX Aloe Vera Gel
Berdasarkan cosdna , hanya ada 10 macam ingredient di dalam produk tersebut, yang sebagian besar semua skala safety nya 1 ( paling aman ), dan hanya ada 1 yang skalanya  3 ( skala 3 dari 9, menurut aku masih aman ). Kandungan produk ini adalah aloevera itu sendiri,  juga sodium hyaluronate, zat anastatic, dan anti alergi / anti inflammatory.  Melihat cosdna result ini, buat aku ini adalah lampu hijau untuk ku membeli produk ini.

Setelah aku melihat cosdna result, yang berikutnya aku lakukan adalah blog walking. Aku search semua blog , dan aku baca semua rekomendasi dari blog-blog tersebut dan juga reddit forum. Nah ini dia yang menarik. Dari sekian banyak blog yang aku baca, sebagian besar bilang : produk ini 'so-so'. Menghidrasi kulit, iya. tapi gak bagus-bagus amat. Mengatasi alergi / iritasi , gak ada yang review. Beberapa blogger mereview produk ini sebagai after-sun atau after-tan lotion. Dan mereka bilang, produk ini cukup memberikan rasa dingin - tapi gitu doank. Bahkan ada satu blogger yang bilang bahwa entah kenapa mereka koq merasa perih pada saat mengaplikasikan produk ini ke kulit mereka.

Aku bingung kan. Setahuku aloevera itu powerful banget . Kenapa reviewnya gini doank . Beberapa kemungkinannya adalah : mereka sedang tidak mengalami masalah kulit seperti kulit iritasi misalnya. Mereka hanya perlu produk yang mampu menghidrasi kulit mereka / membuat kulit mereka moist . Dalam hal ini seharusnya mereka ambil snail essence. Atau mungkin saja, mereka panas-panasan di pantai, malemnya pake produk ini, besoknya panas-panasan lagi. Jadi, benefit dari produknya gak terlalu terlihat.  Statement yang bilang produk ini perih di kulit aku gak tau kenapa waktu itu. tapi aku juga jadi was-was, jangan jangan memang produk ini ga sebagus yang aku kira.

Setelah blog walking tersebut, akhirnya aku menghubungi supplier produk COSRX yang biasa aku beli. Namanya mbak Fiki. Selama ini setiap kali aku beli produk COSRX , aku selalu beli ke mbak Fiki. Disamping memang harganya yang lebih murah dari seller lainnya, mbak Fiki kalau ditanya macem-macem , gak pernah marah. hahaha Apalagi aku cerewet, dan detail kan ? Aku bisa bebas tanya macem-macem termasuk tanggal kadaluarsa produknya. Jadi sebelum beli biasanya aku tanya dulu tuh, tanggal kadaluarsanya masih lama gak.

Aku memutuskan untuk membeli beberapa produk , yaitu snail essence full size ( kebetulan punyaku sudah mau habis), dan aloe vera gel sharing size. Nah ini dia juga yang aku suka. Di mbak Fiki, kita bisa beli sharing size kalau kita ngerasa belum yakin dengan produk tersebut. Karena aku agak khawatir dengan 'perih di kulit' yang tadi aku ceritakan di atas, aku pikir, kalau beli full size dan ternyata ga cocok kan sayang juga. Akhirnya aku beli sharing sizenya dulu ke mbak Fiki.

Hari ini pesan, besoknya sampai, kebetulan hari sabtu dan aku free di rumah, langsung aku aplikasikan COSRX aloe vera gel ini di kulit ku agak tebal . Walaupun produk ini memiliki consistency seperti gel, produk ini langsung terserap di kulit ku dalam waktu yang singkat. Nah, begitu terserap, aku aplikasikan lagi .. terus, beberapa kali. Mau tau hasilnya di hari pertama ?

Day 1 : Satu hari pemakaian Cosrx Aloe Vera gel
Bisa kelihatan kan bedanya ? beruntusannya mereda, merah merah nya juga mereda, rasa perihnya juga jauh berkurang. Memang, pada saat aku mengaplikasikan produk ini ke wajahku, ada perasaan perih. Aku juga sempet khawatir, tapi aku pikir, ah kalo kita ada luka, terus kita gunakan betadine misalnya, kan perih juga. Perih itu lebih karena produk tersebut mengenai dengan daerah sensitif di kulit kita aja. Tapi toh lukanya kering dan sembuh. Akhirnya aku mantapkan hati, dan terus mengaplikasikan aloe vera gel ini ke kulitku.

Berikutnya, day 2 . Hari kedua setelah aku menggunakan aloevera gel.

Day 2 : menggunakan Cosrx Aloe Vera gel 
See !!! Coba kamu perhatikan jidat ku .. My forehead is soooo muchh clearerr .. beruntusannya jauh berkurang , uda gak perih-perih lagi . Love !

Hari ini hari selasa , dan kulitku sudah hampir kembali ke kondisi semula. Hanya dalam .. hmmm 4 hari saja . Yay !! Bener-bener seneng dan lega rasanya kulitku bisa jauh membaik. Memang ada sedikit spot here and there karena untuk daerah yang uda terlanjur luka dan mungkin waktu aku tidur, karena gatal aku garuk jadi agak sedikit luka, it gonna need times to heal .. tapi yahhh .. I'm happy by the result so far :) . Bener-bener gak nyangka kulit yang kacau balau iritasi dan alergi, bisa jauh membaik hanya dalam waktu 4 hari aja. Foto berikut aku ambil kemarin sore , selesai potong rambut. haha .. Jangan perhatiin rambut culunnya ya. Lagi ga pake wax rambut.
Day 3 :  haha .. please ignore poni lurus ku .. haha lagi ga pake wax. 

Kemarin sore akhirnya aku putuskan untuk membeli full size Cosrx Aloe Vera gel ini.

Dan, sebagai ucapan terimakasih ku kepada mbak Fiki , dan juga karena kemarin kemarin ada yang nanya rekomendasi seller untuk Cosrx product,  untuk kamu -kamu yang ingin membeli Cosrx product, kamu dapat mampir ke instagram : @parashoplover .

Thanks mbak Fiki ! Thanks juga semua sudah mampir di blog ku . Nantikan produk review lainnya hanya di Groom it like Adit.

Sunday, October 9, 2016

[Spotlight] Oh No ! It's Running out ..

Huff , kemarin waktu aku cek-cek skincare routin ku ..
ternyata ada banyak produk yang sudah habis.. Seperti :
  • Zymogen product yang aku gunakan . Well,  dari semua produk Zymogen yang rata-rata bagus, aku paling suka First Essence nya , karena properly moisturizing .. tapi sayangnya susah banget cari di Indo. Bete juga kalau tiap kali habis harus pesan dari Korea, plus biaya antar, plus lama nunggunya paling gak 3-4 minggu .. So, karena sudah habis, aku memutuskan untuk gak lanjut lagi menggunakan First Essence dari Zymogen ini. 
  • Banila & co Clean it Zero. Salah satu product yang cukup hype belakangan .. Memang harus aku akui, Clen it Zero dilihat dari size nya, produk pembersih wajah ini menjadi salah satu produk pilihan untuk kita-kita yang melakukan double cleansing terutama di malam hari  setelah kita berlelah-lelah aktifitas seharian, dengan menggunakan sunblock yang membutuhkan extra care dalam membersihkan wajah kita. Produk ini, hmm .. 'so-so' . Aku beli yang varian "Radiance" yang katanya mampu mencerahkan wajah, tapi .. setelah aku menggunakan full satu tube, aku tidak melihat adanya perubahan yang berarti di kulitku. So .. i don't think i'm gonna repurchase this product .. Untuk cleansing oil / cleansing cream , aku balik lagi ke SK-II , one of my holly grail cleansing product. 
  • History of Whoo whitening essence ( non-spf ). Salah satu essence kesukaanku keluaran Whoo yang sudah mulai out of stock di rumah. Tadinya aku mau repurchase, tapi berhubung aku lagi kesengsem dengan O.S.T vitamin C 21.5 serum dan Red Serum nya Skin&Lab yang juga sama sama mempunyai fungsi brightening ( untuk Red Serum, disamping fungsi brightening , produk ini juga mempunyai kandungan anti aging yang tinggi ) , so .. aku drop Whoo sementara ini sambil mencoba O.S.T 21.5 dan Red Serum. 
  • SK-II repair-c serum dan Hera hyaluronic ampoule  . Kedua product ini mengandung hyaluronic acid yang berfungsi menjaga kadar kelembaban kulit kita sehingga kulit kita tetap moist. Berhubung aku menggunakan Snail COSRX essence yang juga mengandung hyaluronic acid, saat ini aku gak repurchase SK-II repair-c serum maupun Hera serum dulu. Walaupun, harus diakui, Hera beats SK-II in this hyaluronic department. So, kalaupun aku akan repurchase salah satu dari kedua produk tersebut , aku mungkin akan lebih pilih Hera . 
  • GlamGlow Thirsty mud . Hmm, salah satu product yang menurut aku .. gak terlalu "wow" . I like the supermud for my nose area .. but this thirsty mud is a 'meh '. Untung aku kemarin beli yang sample size nya aja. The product does not give me any benefit at all. So, talkin' about hydrating department i decided to give I'm From products a try. I'll update you soon !
*sorry ada beberapa foto aku ambil dari google karena kemarin waktu bersih-bersih , product yang habis langsung aku buang, lupa difoto V_V. Anyway, foto ini aku tampilkan karena mungkin kamu ingin tau , seperti apa tampilan produk-produk yang aku bicarakan di atas. :)

Anyway ..
berhubung banyak produk yang sudah habis .. itu artinya .. i need to give space to try some new products on !
Yay !
Hunting-hunting-hunting !
Kebetulan aku sedang bermasalah dengan dehidrasi dan alergi .. so ..i'll focus on observing the right product that suits my current skin condition. Untuk kamu yang mungkin juga sedang mengalami masalah yang sama .. stay tune !  I'll update you soon what products are on my spotlight right now !

Adit sign off !


Wednesday, October 5, 2016

My Thought about Cetaphil : Produk yang Konon Katanya Baik untuk Kulit Sensitif

Hi semua,
hari ini adit ingin share sedikit mengenai Cetaphil.
untuk kamu yang mungkin gak familiar dengan produk ini, Cetaphil merupakan produk yang direkomendasikan oleh banyak dokter kulit untuk pasien-pasiennya yang memiliki jenis kulit super dry atau sensitif. Terutama , apabila kamu sedang makan obat minum dari dokter kulit untuk mengatasi jerawat kamu seperti : isotretionin, yang menyebabkan kulit kita ekstra sensitif , sehingga membutuhkan pembersih wajah yang "super gentle" sehingga tidak memicu iritasi yang tidak kita inginkan.

Beberapa waktu belakangan ini, entah mungkin karena aku sedang banyak kerjaan , over stressed, atau banyak pikiran , kulitku agak sering alergi.  Untuk kamu yang gak punya alergi, kamu harus bersyukur banget , karena untuk kita kita yang alergi , seperti aku misalnya, aku harus ekstra hati-hati memilih makanan, mencuci baju, memilih skincare, tidur musti cukup, stress musti terkontrol , dll. For example : kadang-kadang kulitku suka bentol, kalau , cuci baju sisa detergennya masih ada sedikit menempel di baju. sedih kan :( . Yang paling bikin kesal, kalau, bekasanya sampai luka jadi menimbulkan noda di kulit yang perlu waktu untuk hilang.

So, akhirnya, kemarin-kemarin , karena aku sedang alergi, aku sempat terpikir untuk mencoba salah satu produk yang direkomendasikan oleh dokter kulit , yaitu Cetaphil ini. Konon katanya, produk Cetaphil suppperr gentle, sehingga aman bahkan untuk kulit anak kecil sekalipun.



Akhirnya aku google deh , Cetaphil ini. Aku punya kebiasaan untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk yang akan aku beli, sebelum memutuskan untuk membeli produk tersebut. Karena, dengan mencari info sebanyak mungkin mengenai produk tersebut, kita kemudian dapat menimbang-nimbang apakah benar produk ini yang kita cari, yang kita perlukan, dan benar-benar suitable untuk kondisi kulit kita. Selain googling, aku juga membaca ingredient list nya di COSDNA. Karena, COSDNA menjelaskan secara detail setiap ingredient yang ada di dalam suatu produk, apakah berpotensi memicu terjadinya jerawat, atau berpotensi memicu iritasi untuk kulit sensitif, dan apakah cukup aman untuk digunakan secara reguler oleh kita. Beberapa produk Cetaphil yang sedang aku pelajari antara lain the famous Cetaphil cleanser, lalu juga cream / lotionnya. untuk aku gunakan kalau kulitku lagi super kering ,atau sensitif.

COSDNA RESULTS

Namun, alangkah terkejutnya aku, waktu aku melihat hasil yang aku dapat dari COSDNA analysis tersebut.

COSDNA RESULTS FOR CETAPHIL GENTLE CLEANSER 



Seperti yang dapat kita lihat di atas, Cetaphil gentle cleanser, yang , walaupun didedikasikan untuk kulit sensitif, ternyata tetap mengandung alkohol ? Padahal, setahu aku, alkohol itu sangat reaktif untuk kulit sensitif, termasuk kulit ku. Aku sangat menghindari alkohol dalam ingredient list produk yang aku gunakan. Karena alkohol langsung buat kulit ku merah-merah, kadang ada dry patch nya. Kadang saking membuat kulit kering, akhirnya pori-pori ku menganga. Di samping alkohol , produk ini juga mengandung Sodium Lauryl Sulfate yang memiliki rating 5 , dari segi kemungkinannya memicu jerawat. Wew ?!

COSDNA RESULTS FOR CETAPHIL MOISTURIZING CREAM 


Hal yang tidak kalah mengagetkan juga aku temui pada saat membaca COSDNA results untuk Cetaphil Moisturizing cream. Selain mengandung alkohol, produk ini juga mengandung beberapa zat lain yang memiliki rating safety kuning ( range 3-5 ). Wew ?!

COSDNA RESULTS FOR CETAPHIL MOISTURIZING LOTION 



Hal yang sama juga aku temukan pada Cetaphil Moisturizing lotion.

Kesimpulan Sementara 


Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, akhirnya aku mengurungkan niatku untuk mencoba produk Cetaphil ini. Aku jadi bertanya-tanya, sebenernya, produk tersebut benar-benar bagus untuk kulit sensitif, atau hanya hype saja ? atau COSDNA results nya yang tidak benar . Aku gak tau. Tapi, i'm not gonna take the risk. Untung saja, aku memutuskan untuk membaca COSDNA results dulu sebelum membeli dan mencoba produk ini.

Anyway, mungkin ada di antara kamu yang saat ini menggunakan Cetaphil , atau mungkin pernah menggunakan produk Cetaphil ? Kalau ada, boleh share share di comment :)