Tuesday, October 18, 2016

[Review] Zymogen Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum and Centella Ferment Cream untuk Mengatasi Jerawat Parah

Hi semua :)
Hari ini Adit ingin share sedikit mengenai Zymogen. Untuk kamu yang rajin mengikuti perkembangan korean skincare, kamu pasti sedikitnya pernah dengar mengenai Zymogen ini. Adit juga pernah mengulas produk Zymogen di beberapa postingan Adit terdahulu :) . ( kalau kamu ingin kembali ke beberapa postingan mengenai Zymogen, klik di sini )

Anyway, untuk kamu yang belum familiar, Zymogen merupakan produk yang konon saat ini termasuk best seller di Korea karena brand Zymogen ini mendedikasikan semua produknya untuk mengatasi problematic skin dengan kandungan utama fermentasi . Dari kesekian banyak product review untuk Zymogen ini, ada satu video di youtube yang kemudian menjadi viral . Di dalam video ini, ada seorang beauty blogger korea yang wajahnya sangat berjerawat. Tapi kemudian, setelah rutin menggunakan Zymogen product, kulitnya mengalami perbaikan secara significant. Berikut videonya .


Nah, video di atas merupakan testimoni dari salah satu blogger korea yang mukanya jerawatan parah, tapi kemudian jauh membaik karena menggunakan Zymogen.Karena video ini juga , akhirnya Adit mupeng dan ikutan coba Zymogen product ini. Waktu itu yang adit beli adalah :

  • Zymogen Centella Ferments ( serum and cream )
  • Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 
  • Zymogen First Essence
  • Pore Tightening Serum
Hmm, memang waktu itu judulnya aku kalap V_V . Kalau dipikir-pikir sekarang, kenapa dulu aku beli serum dan cream untuk varian Centella ferments. Padahal, isinya sama sama aja , cuma konsistensi nya aja yang berbeda. Serum lebih watery, sedangkan cream lebih thick. Anyway, dari keempat product tersebut, yang paling aku rasakan benefitnya adalah Zymogen first essence . Alasannya simple, kedua produk yang pertama ( centella ferments dan houttuynia cordata), sebenernya lebih untuk kulit berjerawat parah, sedangkan aku jerawatnya satu dua doank. Jadi aku ga terlalu merasakan manfaatnya. Sedangkan yang pore tightening serum, aku gak terlalu suka karena terlalu lengket di kulit, jadi aku ga suka menggunakannya .

Nah, gak lama setelah aku beli produk Zymogen ini, ada satu junior ku di kantor yang kebetulan sedang berjerawat parah. Si junior ku ini korban dokter kulit. Waktu kulitnya mulai agak parah, aku sebenernya sudah menyarankan untuk datang ke dokter Kun di dekat Senayan City. Dokter Kun memang sangat terkenal karena kemampuannya mengatasi jerawat. Yah, tapi karena terkenalnya itu, akhirnya kita musti ngantri mulai dari subuh , hanya untuk mendapat nomor antri ketemu dokter. Gila sih memang antrinya. Aku tau, karena dulu juga aku sempet jerawatan , dan aku ke dokter kun. Know what ?! aku musti ngantri dari jam stengah empat pagi untuk dapat antrian jam 8 malem. Gila kan .. V_V  Nah, si junior ku ini, nyerah dengan antriannya gak dapet-dapet. Akhirnya dia coba deh ke dokter lain, entah siapa dokternya. Dokter tersebut kemudian meminta juniorku untuk facial, di saat mukanya sedang memiliki banyak jerawat yang meradang besar-besar. Singkat cerita, muka juniorku akhirnya kacau balau . Lalu setelah itu, aku mantapkan hati nya untuk ke dokter Kun . 

Selang dua bulan, jerawat aktifnya sudah  berkurang tapi memang masih merah-merah dan tetap masih ada jerawat aktifnya. Juniorku bilang, dia ga terlalu suka krim dokter Kun, karena lengket , sedangkan dia kerja lapangan kan. Di samping itu, dia juga ingin krim wajah yang mampu mempercepat pengeringan luka jerawat dan memperbaiki sel kulit sehingga luka dan merah-merah di wajahnya dapat lebih cepat sembuh. Akhirnya aku merekomendasikan produk Zymogen ini , tapi hanya dua produk yaitu : Zymogen Centella Ferments Cream dan Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum . 

Centella Ferments Cream dan Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 

Singkat cerita, akhirnya juniorku beli Zymogen dari salah satu toko online langsung ke korea. Pada saat itu , mencari suplier Zymogen di Indonesia memang masih susah banget. Jadi kita mau ga mau pesennya dari Korea langsung. Kurang lebih perlu waktu sekitar 10-14 hari untuk sampai ke Jakarta ( kalau ga ada problem di bea cukai ) . Tampilan produk Zymogen kurang lebih seperti yang ada di foto berikut . 

My Anti aging and anti dehydration combo : Klairs, Cosrx, Zymogen and SK-II
Well, seperti yang kamu lihat di foto di atas, dari segi packaging, Zymogen termasuk salah satu brand yang 'gak neko-neko'. Packagingnya simple, tulisannya ga neko-neko, tapi ada bahasa Inggrisnya. Untuk yang cream, kemasannya di dalam jar, sedangkan untuk serum atau essence yang lebih watery, kemasannya dalam bentuk botol dengan puff. Kesan pertama yang muncul waktu adit melihat packagingnya adalah, bahwa brand ini gak perlu packaging yang cute imut karena purely menjual  ingredientnya. Disamping itu, produk ini juga unisex, jadi bukan khusus cewe saja misalnya. Karena kalau cute , kadang-kadang kita yang cowo suka agak risih belinya. 
Anyaway, berikutnya kita akan bahas lebih detail kedua produk tersebut. 

Centella Ferments Cream 

Menurut Wishtrend, centella ferment cream merupakan produk yang tidak hanya memiliki fungsi anti oksidan nya, tapi juga mampu mempercepat penyembuhan luka jerawat sambil tetap menjaga kadar air di kulit sehingga kulit kita ga jadi kering. Untuk kita-kita yang memiliki problem jerawat, kita pasti ngeh bahwa, seringkali, produk yang didedikasikan untuk kulit berjerawat cenderung membuat kulit kita kering , dan memerah. So, the first time i read this on wishtrend, i was a bit skeptical . Terlalu too good to be true. koq bisa ada satu produk yang didedikasikan untuk kulit berjerawat tapi tetap menjaga kadar air kulit ? Anyway, walaupun demikin, justru , hal ini yang bikin aku penasaran. 

Next, step berikutnya, aku cek cosdna.com. Aku ga posting listnya karena agak panjang, gak bisa aku buat satu kali snap. tapi, kalau kamu ingin cek detailnya kamu dapat klik di sini. Kalau kita lihat dari cosdna review, ingredient yang berada di dalam produk ini tergolong aman, dengan rating tertinggi hanya 2 skala 5. Well, cukup menggembirakan. Kandungannya agak mirip-mirip dengan Klairs soothing cream. Cuma bedanya, Centella ferments cream menggunakan ekstrak centella yang sudah melalui proses fermentasi, sedangkan Klair , centella nya tidak di fermentasi terlebih dahulu. Namun, se-efektif apa perbedaan centella fermentasi dan non-fermentasi, itu aku ga tau. 

Ferment Houttuynia Cordata Extract Serum 

Namanya susah di inget !!! Anyway, seperti namanya,  kandungan utama dari produk ini adalah Houttuynia Cordata extract yang menurut Wishtrend, membantu kulit untuk beregenerasi secara lebih optimum, di samping juga meredakan inflamasi dan infeksi serta mengangkat sel kulit yang rusak sehingga kulit yang sehat naik ke atas.  Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan hyaluronic acid yang bertugas menjaga kelembaban kulit, chamomile yang menenangkan kulit, dan beberapa ekstrak tumbuhan yang bertugas menutrisi dan menjaga elastisitas kulit. Again, all this stuff sounds toooooo good to be true, tapi bikin penasaran. Next, kita cek cosdna. 

Cosdna.com menilai bahwa, produk ini sangat aman di kulit kita dari segi berpotensi menyebabkan jerawat dan iritasi, dengan rating tertinggi hanya 1 which is aman di kulit, Hanya ada 1 zat yang dinilai memiliki tingkat safety 7 skala 9 ( non irritating, non- acne trigger , tapi menurut cosdna gak terlalu aman digunakan, detailnya dapat kamu klik di sini  ) , yaitu triclosan. Well.. it rings a bell in my mind. Triclosan itu .. ada di pasta gigi kan ya kalo ga salah ? Akhirnya aku search di google, untuk mencari informasi lebih jauh mengenai triclosan. Berikut mengenai triclosan.

Triclosan adalah anti bacterial agent yang sering digunakan hampir di setiap produk yang berhubungan dengan kebersihan tubuh dan wajah termasuk di pasta gigi. Itu artinya , keberadaan triclosan di dalam salah satu produk berhubungan dengan tujuan dari penggunaan produk tersebut. Misalnya, kandungan triclosan di dalam sabun pencuci tangan memang bertujuan untuk membunuh bakteri di tangan kita sebelum kita makan, atau setelah kita pegang uang , dll. Atau , triclosan yang ada di dalam pasta gigi memang bertujuan untuk membunuh bakteri yang bersarang di dalam mulut kita. So, triclosan ini sebenernya merupakan salah satu zat yang sudah lumrah digunakan. Walaupun demikian, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui sehubungan dengan zat ini, yaitu yang pertama, bahwa ada orang-orang tertentu yang alergi dengan triclosan. Namun, karena alergi itu sifatnya genetik, hanya orang-orang tertentu saja yang harus menghidari triclosan ini. Yang kedua adalah, seperti hal nya penggunaan semua anti bacterial agent yang lain, penggunaan triclosan yang melebihi aturan pakai, dapat menyebabkan bakteri lama lama kebal terhadap anti bacterial agent tersebut. So, penggunaan produk yang mengandung triclosan harus digunakan sesuai aturan pakai.

Next, product review dan before-after pic .

Product Review

Seperti yang sudah aku ceritakan di atas, juniorku di kantor menggunakan kedua produk tersebut karena dia merasa krim dari dokter kun terlalu lengkat dan membuat ga nyaman , apalagi dengan aktifitas yang sebagian besar di lapangan. So, aku merekomendasikan kedua produk Zymogen , yang memang digadang-gadang baik untuk kulit dengan jerawat parah. Juniorku makan obat minum dokter Kun untuk membasmi jerawat dari dalam, tapi menggunakan cream dan serum Zymogen untuk perawatan dari luar. Berikut before -after pic nya.

Foto Juniorku : LEFT : before , RIGHT after 4 months

Berhubung awalnya aku ga rencana mengupdate progress dari juniorku, aku gak minta doi untuk memfoto progress yang dia rasakan. So, cuma ini foto 'before' yang tersisa. V_V .
Tapi dapat kamu lihat di atas, bahwa sebelum penggunaan zymogen, kulit juniorku merah-merah semua. dengan tingkat iritasi dan jerawat meradang yang cukup parah. Selang beberapa waktu menggunakan krim dokter kun, juniorku merasa koq , krimnya cuma lengket doank, tapi gak ada perubahan yang berarti. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan produk zymogen. Yang juniorku rasakan pada saat doi menggunakan Zymogen adalah : accelerate healing process. Yang meradang mulai lebih calm down, dengan tingkat kemerahan yang gradually menurun secara drastis. Drastis di sini kurang lebih memakan waktu 4 bulan lowh ya. Ga ada yang instant :) Cuma mie aja yang instant ( ama bubur dink .. haha ) . Saat ini memang bekasnya masih ada agak hitam-hitam sedikit . Tapi , paling gak, jerawat aktifnya sudah calm down :)

Jujur aku lega banget merekomendasikan Zymogen ini ke juniorku , karena ternyata cocok di kulitnya dan memberikan benefit yang significant. Memang, kembali lagi, bahwa produk kulit, seringkali orang bilang cocok-cocokan. Apalagi soal jerawat. Satu hal yang harus kamu ketahui mengenai jerawat adalah , faktor pencetus jerawat itu sendiri, yang, setiap orang beda beda. Mungkin hormonal, mungkin stress, kurang istirahat, kurang minum, bahkan bisa jadi karena faktor alergi. So, selain mencari produk yang mampu mengatasi jerawat, hal yang terutama harus kamu lakukan adalah mencari tahu faktor apa yang menjadi pemicu jerawatmu. Menggunakan produk untuk anti jerawat memang mampu meredam / mengurangi frekuensi kemunculan jerawat. Tapi, selama kamu gak menghindari faktor pencetus jerawatmu, jerawat akan terus datang dan datang lagi. Oh iya, dan satu lagi, saran Adit pribadi ni ya, mengatasi jerawat parah itu memang paling baik dari dalam dan dari luar. Untuk kamu-kamu yang problem jerawatnya sangat parah, Adit sarankan kamu datang ke dokter ahli yang memang benar-benar mengerti kondisi kulitmu. Jangan dokter abal-abal, jangan dokter yang belum terbukti kualitasnya. :) ok ?

So, nantikan produk review lainnya hanya di Groom it Like Adit ! 






13 comments:

  1. start dari malem dulu 1 minggu tias. KAlau aman, kamu bisa pake pagi malem, tapi ini ada alkoholnya. jadi cukup seoles ya .

    ReplyDelete
  2. Kak admit mau tanya, itu centella creamnya sethick itu kah? Kira-kira lebih bagus yg serum atau creamnya?

    ReplyDelete
  3. Kak admit mau tanya, itu centella creamnya sethick itu kah? Kira-kira lebih bagus yg serum atau creamnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, agak thick. concern kamu bekas jerawat ?

      kalau kamu banyak aktifitas sih better yang serum, lebih ringan di wajah

      Delete
    2. Jerawat sama bekasnya juga kak. Kalo paginya pake Benton snail trs malemnya zimogen gpp? Kalo nanti ditambah zymogen creamnya buat malem abis serum gpp kan kak?

      Delete
    3. gpp :)
      kabari aku updatenya ya :)

      Delete
  4. Kalau untuk bekas jerawat bagusan cream atau serumnya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bekas jerawatnya masih merah atau hitam ?
      kalau merah, zymogen centella cream.
      kalau sudah hitam , aku lebih prefer pakai produk whoo untuk creamnya. whitening intensive, malam hari, di spotnya saja :)

      Delete
  5. Kak aku mau tanya, kulit aku kan berminyak, bekas jerawatnya sudah hitam, terus kaya komedo gitu di wajah (beruntusan?). Kalo kaya gitu cocoknya pake yang mana ya ka?
    Trimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi .. jadi problem nya ada 3 ya :
      1. oily
      2. bekas jerawat hitam
      3. komedo - satu wajah ?


      kalua komedonya agak banyak sewajah, saranku, kamu dipandu dokter.
      nanti dokternya biasanya kasi obat minum namanya roaccutane.

      tapi ini wajib dipandu dokter , karena prosesnya bikin heart breaking. mulai dari purging, dll dll ..


      Delete
  6. wow terima kasih banyak ya infonya
    glad I've found this blog ^^

    ReplyDelete