Friday, January 20, 2017

[Intermezzo] Traveling

Hi semua,
beberapa waktu yang lalu Adit sempat cerita, aku jalan-jalan akhir tahun ke beberapa kota di South East Asia. Akhirnya, ada reader yang ingin aku upload foto jalan-jalanku . :) So, untuk postingan Adit kali ini, Adit gak bahas tentang skincare, produk perawatan, treatment dll. PAda postingan Adit hari ini, Adit akan intermezzo sedikit mengenai traveling, dan cuplikan foto Adit kemarin.

Jadi, beberapa waktu yang lalu aku spent hampir 2 minggu ke Singapore, Siem Reap, Bangkok, Hanoi, dan Kuala Lumpur.  Siem Reap dan Hanoi agak lama, karena memang aku belum pernah ke Siem Reap dan Hanoi.

Jalan-jalan, yang mungkin untuk sebagian besar orang , berkesan hura-hura, sebenernya perlu juga lowh. Gak harus yang mahal mahal, atau ke tempat-tempat yang hedon. Kita bisa cari negara-negara yang gak perlu visa, dan cari tiket pesawat promo untuk pergi ke sana. Sebagai contoh, mungkin kamu juga tahu, South East Asia sebagian besar kita ga perlu visa, juga Jepang, dan Korea Selatan ( kemarin waktu aku lagi cari-cari travel destination tahun ini, aku sempat lihat bahwa Korsel sekarang ga perlu pake visa lagi. Perlu diklarifikasi sih, tapi kalau bener, seru banget ! ) Untuk tiket pesawat, Air Asia baru selesai promo, tiket ke Jepang dan Seoul sekitar IDR 1.4 - IDR 1.6. Memang gak murah. tapi worth banget untuk kita nabung pergi ke sana.

Ninh Binh City,  Vietnam , 2016


Kenapa jalan-jalan?


Alasan utama kenapa kita harus jalan jalan adalah : membuka pemikiran kita. Orang yang sering pergi berkunjung ke satu daerah, atau ke suatu negara, biasanya memiliki wawasan yang lebih luas, memiliki tingkat toleransi yang lebih tinggi. Walaupun kita hanya berkunjung 2 minggu misalnya.
Sebagai contoh, kemarin waktu aku ke Vietnam, dalam bayangan aku, Vietnam , karena menganut paham yang gak sejalan dengan paham yang dianut negara kita, adalah negara yang dingin, orangnya kaku kaku, otot mukanya tegang, sendu, dll.

Tapi ternyata, setelah aku berkunjung ke sana, semua bayangan yang aku bayangkan lenyap. Sebaliknya, mereka happy, dari raut wajah mereka ada semacam sinar , yang somehow menunjukkan bahwa mereka hidupnya peaceful. Dandanannya fashionable, bisa duduk duduk di pinggir danau, ada street performance , ada yang bawa jalan doggy, dll. Hal lain yang menarik adalah, dengan ideologi negara yang komunis, dahulu aku berpikir, hidup mereka terkekang, begitu pula dalam hidup beragama, dll. Tapi ternyata tidak, mereka punya banyak vihara, dan gereja.
Yang lucu, karena kebetulan aku ke sana waktu natalan, aku melihat dengan mataku bahwa mereka yang beragama Kristen, dapat merayakan natal dengan damai. Gak ada polisi berjaga-jaga di sekitar gereja. ( mungkin karena ga ada isu bom seperti yang kita dengar di sini). Indonesia kalah banget dalam hal ini. :)

"Berkunjung ke daerah yang belum pernah kita kunjungi mampu membuka pemikiran kita akan suatu hal, yang kemudian meningkatkan kualitas berpikir kita, sebagai mahluk sosial." 


Hal lainnya yang mungkin bisa kita dapat pada saat kita traveling adalah : traveling sebagai momen meditasi. Terutama untuk kita yang mungkin jalan-jalan sendirian. Dulu, aku suka jalan-jalan sendiri, gak buat itinerary, semua nge-flow aja. Bangun tidur, aku jalan ke sisi kiri hotel, terus jalan sambil lihat apa yang bisa aku lihat. Nanti, kalau aku ketemu coffee shop yang kelihatannya cozy, aku duduk di pinggir jalan sambil nikmati kopi. lanjut jalan lagi, lihat lagi ke kiri kanan, kalau sudah jam makan siang, aku cari makan murah di pinggiran. :) Traveling jadi momen yang aku gunakan untuk meditasi. Momen sendiri, zen moment.

 "Gratitude the present to the fullness of life to reach the true prosperity in our life. "

Dengan adanya zen moment dalam hidup kita, moment dimana kita break sesaat dari semua kesibukan kita, dari semua hal yang membuat kita stress, dari rutinitas yang menjemukan ( kamu yang sudah kerja pasti you fell me right ? melakukan hal yang sama berulang ulang setiap hari ), we can lift our spirit, and expand our mind. Seringkali , dengan pikiran kita yang lebih fresh, kita mendapat ide-ide baru , atau paling tidak , memiliki pikiran lebih jernih , sehingga kita mampu melihat masalah yang sedang kita hadapi dari sudut pandang yang berbeda.

Hal lainnya yang kita dapatkan dari traveling, terutama apabila traveling dengan orang yang kita sayang, apakah itu sahabat, kekasih, pasangan hidup, anak, cucu misalnya adalah : menciptakan memorable moment.

"Karena kita tahu, warisan terindah yang kita dapatkan dari orang lain bukanlah harta, melainkan kenangan. "
We'll never know what the future will bring, mungkin esok lusa kita no longer here. So, every single minutes counts. Ciptakan moment indah itu sekarang. :)

Nah, yang terakhir , ini kamu pasti setuju . Traveling, juga jadi moment untuk kita bikin selfie ketjjehh!! hahaha .. seriously! Kapan lagi, mumpung masih enak difoto . Dengan traveling ( apalagi kalau temen kita ada yang jago fotografi ) , kita bisa punya foto-foto selfi yang kecee bro and sis ! haha ..
Ini dia salah satu foto toto selfi yang aku buat kemarin waktu jalan jalan akhir taun. Foto lengkapnya ada di IG ku : @joshua_adityaa . Gak cuma foto selfi doank koq, ada foto lain pemandangan, dan lainnya :) . Kalau kamu ada rencana jalan-jalan ke Hanoi , atau Siem Reap, dan kamu ingin itinerary kedua kota tersebut, let me know ya :)

Nantikan intermezo lainnya hanya di Groom it Like Adit







6 comments:

  1. hai ka adit,, wahh senengnya liat foto2nya kece badaiii hahahaha. aq juga suka banget sm yang namanya jalan2, itung2 buat refresh otak dari kerjaan dan suasana kantor. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi Ade.. bahaha .. kecee badaaii ** ngakakk ** kosakata baru ni buat aku .. hehehe ... hmm.. stujuuu dee :)

      Delete
  2. oh iya lupa mau nanya, kemaren zymogen yang meredakan bruntusan nya kk itu produknya serum atau apa? aq liat di parashop zymogen ada 2 produk soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Utk zymogen, dia ada 2 serum dan lotion. kalau kamu belum pernah pakai, coba serumnya aja dulu de. dia lebih watery . kalau ga salah di para shop dia ada yang ukuran sample kan ? nah, nanti gunakannya sebelum essence setelah toner :) kalau laagi ga kemana mana, kamu teteskan di jerawat , pake cotton bud, ke jerawatnya, itu juga ngebantu kempesin :)

      Delete
  3. sipp makasih banyak ka adit sarannya.. sekarang bruntusanku udah rada kalem sih, kemaren sempet ganti toner pake viva yang greentea, apa mungkin karena toner ini ga ada alkoholnya ya jadi jerawat kecil2nya ga "ngamuk". soalnya sebelumnya aku pake toner viva yang spirulina sama yang cucumber ternyata no 2 di ingredient listnya alkohol *baru ngeh. toner sama cleansernya yg murmer aja kak, soalnya udah pake serum n essence nya produk korea lumayan nguras kantong, huhuhu. tapi hasilnya cukup oke koo, walaupun lagi "bareface", dan ga putih2 amat mukanya tapi tetep glowing2 gitu,hahahaha

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete