Saturday, June 3, 2017

[Review] Micellar Water Battle : Bioderma - L'Oreal - Garnier

Hi semua :)
Seperti biasa, hari ini Adit ingin share review mengenai produk kulit, in particular, jenis produk pembersih wajah yang semakin hits belakangan ini : micellar water.

Kalau kamu search di google, definisi dari micellar water agak agak 'godly', karena google bilang : micellar water adalah pembersih wajah cari yang tidak hanya super praktis, tapi juga super efisien. Karena, hanya dengan beberapa tetes , saat kita sapukan micellar water ini ke wajah kita, cairan tersebut akan langsung mengangkat minyak dan kotoran, sehingga wajah kita jadi supperrr bersih .. Well, pada kenyataannya, untuk kamu yang saat ini menggunakan micellar water, pasti kamu tau bahwa, perlu beberapa kali sapuan, hingga akhirnya semua kotoran terangkat. Ya kan ? :)

Walaupun demikian, gak Adit pungkiri bahwa micellar water memang pembersih wajah yang praktis. Paling tidak, bisa kita bawa ke mana-mana, gak perlu susah-susah ke kamar mandi, gak perlu cari keran air bahkan. So, membawa micellar water menjadi suatu keharusan , terutama pada saat kita sedang travelling. Dengan adanya micellar water ini, kita dapat tetap menjaga kebersihan kulit kita dimana saja. Apalagi, pada saat travelling, kita seringkali berkeringan, kotor-kotoran, berdebu, jalan sana sini, belum lagi panas-panasan, sehingga minyak, keringat, kotoran, debu, sunblock, krim wajah semua numplek jadi satu di kulit kita.

Seiring dengan meningkatnya antusiasme pasar terhadap micellar water, saat ini ada banyak brand yang mengeluarkan varian micellar water. Mulai dari brand yang dapat kita temukan dengan mudah di supermarket atau apotik seperti : Bioderma, Avene, L'Oreal, ataupun Garnier, sampai dengan produk-produk yang tidak ada di supermarket namun banyak dikenal oleh kita-kita yang rajin merawat kulit, seperti : Son&Park misalnya.

Nah , pertanyaannya, dari sekian banyak brand tersebut, dengan harga yang bervariasi, sebenarnya, brand mana sih yang tidak hanya harganya gak bikin sesak di kantong, tapi juga ramah di kulit kita, terutama untuk kulit yang acne prone dan sensitif ? So, hari ini Adit ingin review 3 produk micellar water yang Adit gunakan, Bioderma, L'Oreal dan Garnier. Untuk Bioderma, yang akan Adit review adalah varian yang biru, yang hijau sudah pernah adit review sebelumnya. Kamu dapat klik di sini 

 

Dilihat dari harga produknya, ketiga produk di atas memiliki range harga yang berbeda-beda. Bioderma harganya di atas IDR 200.000, L'Oreal memiliki harga kisaran IDR 130.000 - 170.000, sedangkan Garnier harganya berkisar dibawah IDR 100.000,

Banyak orang bilang, kalau harga itu gak mungkin bohong. Menurut kamu gimana ? Well, kalau Adit dulu ditanya seperti itu, mungkin aku akan bilang, benar, bahwa harga itu ga bohong. Dulu aku berpikir bahwa harga itu menentukan kualitas suatu barang, terutama skincare. Hingga akhirnya, dulu aku selalu menggunakan produk yang agak mahal dikit, karena ceritanya dulu nih, aku beli kualitas. Tapi setelah beberapa tahun ini aku mengenal korean beauty product yang harganya relatif lebih murah daripada harga produk yang aku gunakan pada saat itu, dengan kualitas yang ternyata 'WOW' me, paradigma yang selama ini tertanam di benakku akhirnya mulai berubah.

Harga tidak serta merta menentukan kualitas barang yang kita gunakan. Brand , yang menentukan harga produk tersebut. Seringkali , kalau kita perhatikan, ada dua brand yang mengeluarkan produk sama, misalnya hyaluronic acid serum, sama persis, tapi yang satu harganya IDR 700.000, yang lainnya berharga IDR 200.000 hanya karena yang satu high-end brand yang sudah lama bermain di dunia skincare , sedangkan yang satunya lagi adalah newcomer.

So, kali ini , pada review Adit , kita akan lihat, apakah benar harga menentukan kualitas produk ?

Bioderma Hydrabio H2O 


Bioderma Laboratories merupakan perusahaan farmasi Perancis yang memfokuskan perhatian mereka pada kesehatan kulit,  dan rambut, termasuk di antaranya kulit wajah dan kulit kepala. Hydrabio merupakan salah satu varian keluaran Bioderma ini, yang khusus diformulasikan untuk kulit yang dehidrasi namun sensitif. Produk ini memiliki tiga ukuran , yaitu : 100, 250 dan 500 ml.
Produk ini merupakan salah satu micellar water yang pertama Adit beli setelah micellar water Bioderma yang hijau. Dulu aku pertama beli micellar water yang hijau karena produk tersebut di claim mampu mengurangi produksi sebum di wajah . Tapi setelah aku gunakan, koq lama-lama aku merasa kulitku kering ya? Akhirnya, setelah yang hijau habis, aku beli yang biru ini, karena aku perlu micellar water yang meng-hydrate kulit ku , apalagi , produk ini didedikasikan untuk kulit sensitif.

Sebelum aku beli produk ini, aku coba cek di COSDNA, dan hasilnya seperti yang dapat kamu lihat di tabel di atas. Ada banyak ingredient di dalam produk ini, dan sebagian besar aku ga kenal , tapi , kalau kita lihat skala safety nya mixed antara kuning dan hijau. Artinya, COSDNA menilai , ingredient yang terdapat pada produk ini memiliki skala safety 'sangat aman' (hijau) dan 'medium' (kuning).  So i decided to buy.

 

Results

Well, hal pertama yang aku rasakan saat menggunakan produk ini adalah : lengket. Somehow, koq aku ga suka ya dengan sensasi lengketnya. Oleh karena itu, setiap kali aku selesai menggunakan produk ini, somehow, aku pasti basuh kulitku dengan air untuk menghilangkan sisa Bioderma yang menempel di kulit.

Yang kedua, yang cukup krusial, adalah, breakout. ** sad ..

Ini yang membuat aku bertanya-tanya, apa yang membuat kulitku breakout ? Apakah salah satu dari sekian banyak ingredient yang gak aku kenal ? ataukah fragrancenya ?Aku gak tau. Awalnya aku pikir cuma kebetulan saja jerawatnya keluar bersamaan dengan aku menggunakan produk ini. Tapi, setelah aku gunakan beberapa waktu, jerawatnya muncul secara teratur, repetitif. Akhirnya aku coba stop menggunakan Bioderma ini, dan jerawatnya berangsur-angsur menghilang. So, aku teryakinkan bahwa ada sesuatu di dalam Bioderma ini, yang tidak cocok di kulitku.

L'Oreal Refreshing Micellar Water

 L'Oreal merupakan salah satu brand yang cukup dikenal di Indonesia, terutama untuk produk perawatan kulit dan rambut. Dari kesekian banyak produk yang dikeluarkan oleh L'Oreal , yang paling aku sukai adalah produk perawatan rambutnya, dan hair coloring product nya yang menurut aku cukup bagus.

Jujur, untuk produk perawatan kulit, aku gak terlalu tertarik dengan L'Oreal, gak tau kenapa, cuma gak dapet klik-nya aja. Mungkin kamu pernah juga merasakan hal yang sama ? Di saat ada banyak orang menggunakan produk tertentu dan mereka suka, namun, kamu gak tertarik ? Well, kurang lebih demikian. Sampai akhirnya muncullah micellar water ini. Waktu itu aku sedang mampir ke Watson, dan gak sengaja aku lihat L'Oreal micellar water duduk manis di etalasenya. Waktu aku ambil produk tersebut, jelas tertulis di bagian depan bahwa produk ini sangat aman bahkan untuk kulit sensitif.  Ada dua varian micellar water , yang pertama refreshing, yang kedua moisturizing. Belajar dari pengalamanku dengan Bioderma, akhirnya aku gak ambil yang moisturizing. Aku berpendapat bahwa me-moisturize kulit bukan dari micellar water, melainkan dari essence, serum , dll. Akhirnya aku pilih yang refreshing .


Seperti kita lihat di tabel di atas, jumlah ingredient pada L'Oreal micellar water ini sangatlah sedikit, dibandingkan dengan Bioderma. So, this really is a plus ! Aku merasa lebih secure menggunakan produk ini dibandingkan dengan Bioderma, karena jumlah ingredient list nya yang jauh lebih sedikit. Ditambah lagi, produk ini tidak mengandung fragrance. In general, ingredientnya relatif aman , kecuali poloxamer 184 dan BHT.
Poloxamer 184 merupakan senyawa polimer yang membantu air untuk mengikat minyak dan kotoran sehingga minyak dan kotoran tersebut terangkat. Sedangkan BHT sebenarnya merupakan sejenis antioksidan ( berdasarkan wikipedia ), yang juga memiliki kemampuan anti-viral , yang mampu membunuh virus seperti virus herpes misalnya. Anyway, terlepas dari kegunaan kedua ingredient ini, it is a thing to note terutama kalau kamu pernah punya riwayat gak cocok dengan produk yang menggunakan kedua jenis ingredient tersebut.

 

Results

No breakout .. yay !!     ** Happy .. 

Disamping itu, dibandingkan dengan Bioderma, aku merasa produk ini lebih light di kulit. Walaupun, tetap lengket. So, aku mulai berpikir , apakah karena mengandung glycerin ? Kalau kita lihat di Bioderma, glycerin berada di urutan kedua setelah water, sedangkan untuk L'Oreal, glycerinnya berada di urutan ketiga. So, mungkin persentase nya yang berbeda, membuat L'Oreal lebih tidak lengket walaupun masih lengket.

Tapi, overall, dibandingkan dengan Bioderma, aku lebih puas dengan L'Oreal, walaupun setelah menggunakan micellar water ini, aku tetap membasuh kulitku dengan air.

Garnier Micellar Water Pink 

Ok, di sini yang menarik. Coba deh kamu perhatikan tabel cosdna berikut.


Dapat kita lihat di atas, bahwa , ingredient yang terdapat pada Garnier ini sama persis dengan L'Oreal , kecuali BHT nya. Setelah aku baca-baca, saat ini di dunia kedokteran, ada perdebatan sehubungan dengan BHT pada produk kecantikan, karena beberapa mengatakan bahwa BHT 'mungkin' bersifat karsinogenik ( cancer trigger ) . Perdebatan ini sampai saat ini masih belum konklusif, dan belum terbukti kebenarannya. So, i cannot really say anything about that.

Walaupun demikian, dengan tidak adanya BHT pada Garnier micellar water, somehow i feel safer to use the product, don't you think ?

Results 

Dibandingkan dengan kedua produk di atas, aku merasa Garnier micellar water ini agak lebih kesat pada saat diaplikasikan. Tapi, yang aku suka adalah, produk ini tidak meninggalkan rasa lengket dikulitku setelah pemakaian, dibandingkan yang Bioderma maupuun L'Oreal.

Dan.... no breakout as well.


Conclusion 

Dari ketiga micellar water di atas, pemenangnya adalah Garnier, karena , tidak hanya memiliki harga yang paling murah dibandingkan kedua produk lainnya, produk ini juga :
  • memiliki ingredient paling sedikit, 
  • hampir semua ingredient di dalam ingredient listnya aman menurut cosdna 
  • tidak mengandung BHT, slah satu idient yang diperdebatkan saat ini sehubungan dengan potensi cancer yang mungkin ditimbulkan 
  • tidak lengket
  • tidak menyebabkan breakout 
Well, my conclusion says it all i guess. Bahwa, harga tidak selamanya menentukan kualitas produk skincare yang kita gunakan :)

Nantikan review lainnya hanya di Groom It Like Adit . Ciao ! 

12 comments:

  1. Kak coba deh beli bioderma yang sensibio, itu yang paling best seller. Kulit aku sensitif dan kering tapi aku udh 2 taun pake itu dann it works well on me

    ReplyDelete
  2. Kak coba deh beli bioderma yang sensibio, itu yang paling best seller. Kulit aku sensitif dan kering tapi aku udh 2 taun pake itu dann it works well on me

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Tika.. Thanks atas. Infonya. Aku blun pernah coba sih memang yang pink. Bagus ya? Coba deh habis yang ini aku coba :)

      Delete
  3. hai ka adit,, apa kabar, lama nih ga jalan2 di blog nya ka adit. hehehe
    kalo aku, pernah coba bioderma yang warna ijo *lupanamanya* itu bikin agak berminyak gitu kalo pas diaplikasikan ke kulit trus kadang2 suka kerasa cekit2 di wajah jadi aku ga pake lagi. terus kalo garnier yang pink itu kadang2 aku ngerasa agak panas gitu tapi cm kadang2 ga ngerti juga kenapa, padahal itu kan untuk kulit sensitif. pernah juga coba yang dari Nivea, nah menurutku lebih enakan yang dari Nivea daripada garnier, selain botolnya lebih besar trus feel like water aja tapi cukup ampuh buat bersihin sisa makeup dan debu. sekarang sih aq masih pake Garnier karena blom habis2 hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah serius Nivea bagus De? Perlu dicoba nim so far sih aku cocok ama garnier. Kalau cekit2 , kadang2 kulit kita pas agak kering. Atau sensi abis pake exfo agent jg bisa De

      Delete
    2. Iyapp itu menurutku sih ya, karena cocok2an juga..

      Delete
  4. Yeee... Garnier ok sih, aku jg pake itu ka, cuma rekomendasiin donk ka toner yang murmer tp oke..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk toner , aku biasa gunakannya yang cosrx Ana :)

      Delete
  5. Yeee... Garnier ok sih, aku jg pake itu ka, cuma rekomendasiin donk ka toner yang murmer tp oke..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. toner ? kamu uda pernah coba toner nuxe ? sorii .. aku miss chat kamu yang ini

      Delete
  6. Kak, untuk melihat kandungan seperti gambar diatas webnya apa ya?

    ReplyDelete