Thursday, June 29, 2017

[Review] Novexpert Vitamine C Booster and Expert Radiant Foaming Cleanser

Hi guys, selamat hari raya Idul Fitri untuk semua yang merayakannya ..
Mohon maaf lahir dan batin ya :)

Hari ini, kalau biasanya Adit share produk-produk yang cocok untukku, kali ini,  Adit ingin share sedikit mengenai salah satu produk yang aku gunakan beberapa waktu yang lalu , dan terpaksa Adit hentikan karena tidak cocok untuk kulitku.

Well, beberapa waktu yang lalu aku jalan-jalan di Kota Kasablanka , lenggak lenggok, clingak clinguk, berjalan tanpa arah sehabis gym di salah satu gym club di mall tersebut. Begini nih, kalau jalan-jalan tanpa arah, yang ada , aku pasti mampir ke beberapa tempat skincare center untuk sekedar 'jajan mata', lihat-lihat mungkin ada produk baru yang bisa aku targetkan. Eng - ing - eng ..  bisa ditebak kan ? Akhirnya hatiku kepincut oleh produk Novexpert yang punya ngaran : Vitamine C Booster , dan Expert Radiant Foaming Cleanser. Kali ini, bukan korean skincare, dan gak cuma satu , tapi dua skali beli.

Mau tau kenapa ?

Novexpert Vitamine C Booster 

Pertama, aku memang lagi cari vitamin C serum, karena sudah beberapa lama ini, aku gak menggunakan vitamin C serum setelah OST 21.5 ku kadaluarsa. Well, salah satu hal yang paling menyebalkan dari vitamin C serum adalah tendensinya untuk teroksidasi. Sehingga kita harus simpan serum tersebut di dalam kulkas. Yang artinya, gak bisa dibawa ke mana-mana. Akhirnya sering kelupaan kan? Ujung-ujungnya, tahu-tahu uda mulai menguning, indikasi teroksidasi. Kesel !! ya kan?

So, sejak itu aku males menggunakan vitamin C serum, hanya stick dengan BHA untuk exfo agent andalan. Walaupun demikian, somehow aku kangen vitamin C , karena vitamin C membuat complexity kulitku jauh berkurang. Akhirnya, waktu aku ga sengaja lihat Novexpert Vitamin C Booster ini  yang mengclaim tidak mudah teroksidasi , aku jadi mupeng banget.

Novexpert Vitamine C Booster

Mupeng di sini bukan berati aku gak investigasi dulu lowh ya. Pada saat itu aku langsung search cosdna review untuk produk ini, Dari hasil analisa Cosdna, hanya 1 yang yellow, sisanya all green.  Untuk detailnya kamu dapat klik di sini

Berdasarkan hal tersebut, akhirnya, aku semakin tergoda. Ditambah lagi, melihat petunjuk penggunaannya, rekomendasinya adalah untuk menggunakan produk ini 2 kali sehari yaitu pagi dan malam. Waktu itu aku mikir, wah wah , berarti formulanya mild ya.
Sayangnya memang, hampir tidak ada beauty blogger yang mereview produk ini, jadi agak agak susah aku mencari honest review untuk membantuku mengambil keputusan membeli atau tidak membeli produk ini.

Akhirnya, setelah mind battle yang melelahkan, aku beli deh produk ini.

Pada awal pemakaian, dari rekomendasi penggunaan 2 kali sehari, aku hanya menggunakan vitamin C  serum ini 1 kali sehari malam hari, setelah essence. ( normalnya , kita menggunakan vitamin C serum ini sebelum serum atau essence lainnya agar vitamin C nya terserap dengan baik. Menggunakan vitamin C serum setelah produk lain akan mengurangi efektifitas vitamin C tersebut ) Aku menggunakan vitamin C serum ini setelah essence karena aku takut kulitku terlalu reaktif. So, sebagai pengenalan awal, aku gunakan setelah essence. Namun demikian, kulitku ternyata sangat reaktif terhadap vitamin C serum ini. Kulitku memerah, dan di sekitar bawah mulut ku langsung iritasi, mengelupas, memerah, in general kulit wajahku perih.

So, singkatnya, produk ini bener-bener NOT for me.
Pertanyaannya , apa yang kemudian menyebabkan kulitku sangat reaktif ?
Ada beberapa hal yang aku curigai , yang pertama adalah :

  • parfum ~ Well, produk ini mengandung parfum. biasanya parfum ini adalah hal yang pertama kali aku curigai di saat kulitku menunjukkan response negatif terhadap suatu produk. 
  • beta carotene ~ yuph, you're right. pro vitamin A. walaupun aku rutin makan makanan yang mengandung beta carotene, aku belum pernah menggunakan produk skincare yang mengandung beta carotene , so aku belum pernah menggunakan beta carotene secara topical. 
  • mica ~ seperti halnya beta carotene, aku juga belum pernah menggunakan produk yang mengandung mica. so, mungkin mica cocok untuk orang lain, tapi tidak cocok untuk aku ? Who knows. 
  • dan beberapa ingredient lain yang namanya gak terlalu aku kenal. 
  • somehow, aku juga gak terlalu cocok dengan non-Asian skincare. Apakah karena memang produk-produk tersebut di desain untuk kulit kaukasia yang notabene memiliki tekstur yang sangat berbeda dengan kulit asia ? Again, who knows. 
  • Kemungkinan terakhir : produknya sudah oxidized. Well, i think it is a smart move to colour the fluid by warna orange. Biasanya kita tahu vitamin C serum yang kita gunakan sudah teroksidasi di saat cairannya mulai menguning bukan ? Nah, dengan memberi warna cairannya dengan warna orange, kita jadi 'saru' "(a.k.a gak jelas), apakah serum vitamin C yang kita gunakan sebenarnya dalam kondisi yang baik atau sudah teroksidasi, benar? Aku tahu aku agak su'udzon, tapi dari sudut pandang produsen, akan lebih merugikan disaat serum yang kita jual sudah teroksidasi dan gak laku terjual. So,memberi warna orange akan membuat pembeli 'tidak tahu' apakah produk yang dijual, dalam kondisi yang baik atau tidak. Again, ini aku agak su'udzon sih. tapi, dari segi pembeli, warna orange ini jelas merugikan. karena itu tadi, kita ga tau apakah produk yang kita gunakan dalam kondisi yang baik atau tidak. Karena somehow, berdasarkan karakteristiknya, cepat atau lambat pasti vitamin C itu akan teroksidasi. And we, as a customer, need to clearly know it. Apalagi produk itu kita gunakan di wajah. 

Lesson learn : 

  • selalu membeli produk yang banyak review nya 
  • sebisa mungkin, membeli produk-produk yang ingredient listnya pendek untuk meminimalkan kemungkinan iritasi 
  • menggunakan produk yang tidak ada artifical parfume mungkin akan lebih baik , terutama karena kulitkut sensitif 
  • jangan lapar mata ( T_T ini yang susah ) 
  • aku akan lebih memprioritaskan produk-produk yang memang didesain untuk kulit asia. Well, gak bermaksud rasis, tapi karena aku orang Asia dengan jenis kulit asia, tentu lebih logis apabila aku memilih produk-produk yang memang didesain untuk kulit Asia juga. 
  • Kalau mau beli vitamin C serum, better yang warnanya bening, jadi aku bisa observe apakah serum yang aku gunakan masih dalam kondisi baik atau sudah mulai teroksidasi. 
Next .. 

Novexpert Expert Radiant Foaming Cleanser 

Produknya gak aku foto ya teman-teman, soalnya nangkring agak lama di kamar mandiku, jadi gak bagus difoto. haha .. Anyway, aku beli produk ini karena, menurut beberapa website yang aku baca, foam ini akan membuat efektifitas serum vitamin C yang aku gunakan meningkat . Bahkan, produk ini di claim : menggunakan foam tersebut selama 20 detik akan membuat kulit wajah cerah seketika. Duh duh, koq bisa-bisanya aku tergoda dengan statement sejenis ini ? Padahal, seharusnya aku aware, bahwa produk yang sifatnya instant, pasti ada kandungan aktifnya yang kuat somehow. 

Cemennya lagi, waktu itu aku coba cari di cosdna tapi gak nemu reviewnya. Dan aku masih beli produk itu, karena aku pikir, seharusnya isinya gak jauh beda dengan serumnya. Dan aku juga gak tunggu 2-4 minggu sebelum mencoba produk lainnya karena foaming cleanser ini sifatnya supplementary dari vitamin C booster tadi. So, seharusnya digunakan bersamaan ya kan ? ( yuph, i broke my own rule.. ) 

Akhirnya , setelah aku pertama kali gunakan produk ini ke kulitku. kulitku gatal. Gak cuma itu, dalam waktu 10 menit, kulitku bentol, menunjukkan aku iritasi . Waktu itu aku bingung, bener-bener blank kenapa bisa se-reaktif itu. Reaksi yang ditunjukkan lebih seperti alergi daripada iritasi. Berdasarkan historyku selama ini,  iritasi biasanya gak dalam sekali pakai, dan dalam waktu 10 menit langsung bentol-bentol seharusnya. 

Karena penasaran akhirnya aku coba gunakan ke kulit badanku . Waktu itu aku pikir, kalau terlalu keras di kulit wajah tapi aman di kulit badan, aku gunakan ke kulit badanku saja. Lumayan, mencerahkan warna kulit tubuhku. Eh, tapi ternyata, tetep gatal-gatal kalau aku aplikasikan langsung ke kulit badan. Tapi gak gatal-gatal kalau aku campur dengan sabun lainnya menggunakan puff . Hmm, daripada sayang gak aku pakai.

Last but not Least 

Walaupun review ku kali ini seakan-akan sangat negatif, bukan berarti produk Novexpert gak bagus lowh ya. Mungkin hanya karena kulitku yang terlalu sensitif , sehingga gak bisa adjust dengan satu atau lebih ingredient yang ada di dalam produk Novexpert ini seperti misalnya : parfumnya, atau ingredient lainnya. Dengan kata lain, karena kulit setiap orang berbeda-beda karakternya, sangat mungkin Novexpert akan memberikan respons yang positif apabila digunakan oleh orang lain :) 

Yang pasti, we know our skin better than anyone else
So, buat aku pribadi, my journey with Novexpert membuat aku semakin mengenal karakter kulitku, dan hal-hal apa saja yang harus aku ingat di saat akan menentukan skincare yang akan aku gunakan ke depannya. 

Untuk kamu yang ingin membeli produk Novexpert, kamu dapat membeli di Sephora dengan harga IDR 840.000 untuk Serum vitamin C-nya, dan IDR 375.000 untuk Radiant Foamingnya. Novexpert ini juga mempunyai varian lain disamping brightening series seperti anti aging product dan hyaluronic product ( jujur awalnya aku juga tertarik dengan hyaluronic productnya . Tapi berdasarkan lesson learn dari pengalamanku kali ini, mungkin aku akan tetap stick dengan brand-brand yang lebih dedicated untuk asian skin saja dulu. ) 

Alright then. That's all from me. Nantikan review lainnya hanya di Groom it Like Adit. 

4 comments:

  1. Skrg pake vit c apa ka? Balik lg k OST kah? Awalnya aku jg pgn beli ini, krn cukup d agungkan d female daily, skornya 4,8/5. Tp aku battle sama klairs juiced, akhirnya aku pilih klairs, krn vit c nya cuma 5% dan winner wishtrend and banyak d rekomen d yutub utk kulit sensitif. Iyah sih mungkin hasil kerjanya lbh lama dari yg lain, tp gapapa lah yg pnting aman utk kulit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku tarik napas dulu lagi dhis. haha :) kemungkinan aku juga pake klairs juiced . dulu pernah pake klairs juiced. sebelum ke ost. memang relatif aman untuk kulit sensitif :)

      Delete
  2. Aku sempet lirik ke produk ini juga-_- but aku masih rada bingung antara novexpert atau drunk elephant karna itu reviewny bagus2 dan warnanya juga orange gitu kak T^T

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi Gebrina,saranku, better jangan pilih yang warnanya kuning. karena susah untuk tahu apakah produknya oxidized atau tidak :)

      Delete