Saturday, June 17, 2017

[Spotlight] Welcoming New Product on my Routine : Innisfree Aloe Revital Skin Mist

Hi semua,
beberapa waktu yang lalu, aku mampir-mampir lagi ke Innisfree Senayan City dan akhirnya aku mencoba produk aloe veranya yang punya ngaran : Innisfree Aloe Revital Skin Mist.  Awalnya aku cuma iseng mampir-mampir aja. Tapi, karena di Innisfree setiap produknya tersedia tester, akhirnya aku iseng-iseng coba deh, yang kemudian akhirnya rogoh-rogoh kantong, beli produk V_V. Gini nih, berawal dari iseng-iseng, eh .. jadi keluar duit.

Hmm, tapi memang sih, aku lagi cari produk mist yang bisa membuat kulitku tetap moist sepanjang hari, terutama karena aku spend waktu hampir 24 jam di ruangan ber AC, yang tentu membuat kulitku cenderung kering. Sebelumnya aku menggunakan Avene, which is good in average ( lupa mau review sampai keburu habis produknya .. maaf yaa ) . Sebelumnya lagi aku menggunakan produk mist keluaran SK-II, which is the best mist product that i've tried by far. :)

Well, ngomong-ngomong mengenai Innisfree, brand ini memang semakin populer belakangan ini, terutama setelah produknya banyak muncul di Produce 101 , tayangan televisi interaktif korea yang lagi booming banget belakangan ini . Di samping juga, memang in general, produk skincare korea semakin lama semakin banayk peminatnya :) . Banyak orang yang dulu menggunakan produk non-korea ( dari US, Europe, atau Jepang ), kemudian sekarang beralih ke korean beauty skincare. Termasuk aku :) . Alasannya simple. Produk korea sebagian besar menggunakan bahan dasar alami, yang sangat menghargai kulit kita dengan cara mengeliminasi zat-zat yang dianggap tidak penting, atau berpotensi membahayakan. Salah satu bahan dasar alami yang booming banget adalah : snail, jeju, pearl, dan aloe vera. Aku termasuk salah satu yang paling suka produk berbahan dasar snail dan aloevera. :) Oleh karena itu, pada saat akhirnya mist ku habis, aku ingin coba produk mist yang berbahan dasar aloe vera , dan Innisfree mempunyai mist aloevera tersebut. Kurang lebih seperti ini tampilannya.




Innisfree Aloe Revital Skin Mist


Seperti biasa, sebelum aku membeli produk, aku menyempatkan diri untuk melihat COSDNA result, yang menganalisa seperti apa sih kandungan ingredient pada produk ini. Tabel berikut merupakan list kandungan produk beserta analisa dari COSDNA.



Seperti yang kamu lihat di tabel, kandungan produk ini gak banyak, which is a plus to me :). Aku suka khawatir kalau dilihat produk yang ingredient list nya panjang. Karena, mungkin saja ada satu atau lebih ingredient yang gak cocok di kulitku. So, dengan ingredient list yang sedikit, aku lebih tenang, apalagi kalau kita lihat di atas, dari 9 ingredient, hanya 1 yang warnanya kuning untuk skala safety, sisanya hijau semua. Yang memiliki skala 4 dari 9 untuk safety adalah phenoxyethanol. Kalau kamu baca di google, phenoxyethanol ini adalah garam , yang memiliki fungsi anti mikroba , yang memiliki sifat preservative. Dan, beberapa orang memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap phenoxyethanol ini. Walaupun demikian, kalau kamu pernah menggunakan produk yang ada phenoxyetanolnya dan aman aman aja, seharusnya kamu juga aman menggunakan produk ini :)


My First Impression 

Terlepas dari harganya yang gak terlalu mahal ( dibawah IDR 200.000 ) , dibandingkan dengan SK-II yang harganya 3 kali lipat lebih mahal, so far , kalau kita mencari sesuatu yang menyegarkan sih, it's okay lah :) . Tapi, to be honest, setelah beberapa kali pakai, aku masih belum merasakan sesuatu yang 'wow' dari produk ini. Dibandingkan dengan Avene, yang kadang suka aku gunakan untuk kompres kalau aku habis pencet2 komedo, dan cepat banget meredakan kemerahan di kulitku, Innisfree aloe vera mist ini tidak memiliki kemampuan seperti itu. Well, memang juga 'mist' kan memang didedikasikan untuk menyegarkan kulit in time of needs ya :) . So, aku gak kecewa gimana juga , cuma akan lebih menyenangkan kalau bisa digunakan untuk kompres-kompres.

Yang kedua comment aku adalah : spray nya. Butirannya agak besar-besar. Jadi waktu kita menggunakan 'mist', yang seharusnya butirannya seperti embun embun, koq jadinya besar-besar butirannya. Mungkin karena aku cowok dan aku ga menggunakan make up, butiran agak besar gak terlalu jadi masalah, hanya jadi 'basah' aja gitu. Tapi kalau untuk kamu para wanita yang menggunakan make up, butiran yang besar-besar , mungkin, pelru dijadikan pertimbangan tersendiri. Karena, 'mist' seharusnya dapat digunakan di atas make-up tanpa merusak make-up tersebut. kalau butirannya terlalu besar, yang ada basah, bisa luntur semua make-up mu.

So , kalau aku simpulkan, sementara ini, product ini menurutku 'average' aja. Gak bikin breakout, atau memberikan respons alergi or iritasi di kulitku, tapi juga tidak memiliki 'wow factor apapun saat ini. Walaupun demikian, aku akan terus menggunakan produk ini, dan akan aku update anytime soon ya :) Nantikan update lainnya hanya di groom it like adit :)

9 comments:

  1. Hi, Mas Adit. Salam kenal..
    Aku terkesan bgt lho sm blognya, sangat informatif & objektif.

    Kalau boleh, aku mau minta pendapat Mas Adit soal gimana cara step by step yg paling aman & ngga bkin stress ketika mau lepas krim dokter kulit?
    Kulitku dulu dry to normal. Tapi udh sekitar 5 thn ini jerawatan krn tdk cocok dgn salah satu produk perawatan kulit wajah. Krn saat itu udh stress bgt & putus asa ngatasinnya jd ke dokter kulit & bersih. Tp makin kesini kulitku jd tipis & pembuluh darah makin terlihat. Yg paling sebel setiap bulan pst beruntusan melenting kecil2 dlm jumlah byk. Aku udh desperado klo hrs mnum doxycyclin dr dokter jg. Jd ada kepikiran buat berenti. Sblmnya aku pernah coba berenti sebanyak 2x & ga berhasil akhirnya balik lg ke dokter.

    Could you give me an advice, please? I would love to know what your opinion is. Thanks in advance.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. sori maksudnya antibiotik bikin bakteri baik jadi mati .. haha ... tadi ada typo di atas ..

      Delete
    3. hi Tanti, jadi problemnya kulit tipis ya, akhirnya jadi sensitif, mudah beruntus, jadi reaktif gitu ?

      hmm, kalau saran aku sih , pertama :
      1. kamu hindari produk exfo dulu paling enggak setahun . misalnya semuaproduk yang mengandung vit c, aha, bha, pha.
      2. pastikan produk yang kamu gunakan ga ada corticonya. misalnya krim alergi, krim anti iritasi, yang dari dokter , itu biasanya isinya ada corticonya. jadi dia bikin kulit makin tipis. kamu pake krim anti iritasi dari dokter ? kalau iya, saranku sih kurangi pemakaiannya. aku biasanya gunakan aloe vera gel , dari the body shop bagus utk iritasi. agak perih, tapi udahnya langsung healed.
      3. hindari semua produk yang ada kandungan alkoholnya. karena alkohol bikin lapisan pelindung kulit jadi makin tipis. karena dia bikin kadar hidrasi kulit turun.
      4. selalu pake sunblock siang hari.
      5. banyak minum air putih. kalau kamu percaya dengan minuman kolagen, kamu bisa minum minuman kolagen, untuk memperbaiki barier kulit.
      6. tapi kalau misalnya ribet minum minuman kolagen ( dan agak mahal juga ) , kamu bisa makan buah dan sayur dalam jumlah yang agak banyak. terutama yang warna-warnanya jreng : wortel , tomat, buah naga ungu, dll dll ..
      7. kurangi produk susu dulu, no sugar, kurangi karbo, no coffee. pada intinya, semua yang bikin kita gendut, ga bagus buat kulit.

      doxycyclin itu adalah antibiotik Tanti, so ga bagus makan doxycyclin terus2an, karena akan bikin bakteri baik di tubuh kita mati, otomatis gak bagus buat keseimbangan microorganisme di badan kita . kamu balance dengan probiotik. misalnya yoghurt atau kefir dari susu kambing kalau kamu alergi dengan produk susu sapi.

      untuk ganti doxycyclin, kamu bisa makan vitamin A, vitamin C , zinc, dan selenium. hindari vitamin E karena dia meningkatkan sekresi kelenjar minyak di kulit kita. hindari juga vitamin B , karena dia meningkatkan metabolisme badan, jadi temperature naik. produksi sebum naik 10 kali lipat apabila temperature badan kita naik. di samping itu juga memang vitamin B meningkatkan produksi sebum in general ( B6, B12,B7 terutama ).

      aku ada saran, tapi ini agak DIY gpp ? kamu beli beras organik, kamu ambil satu - 2 sendok beras tersebut. kamu masukkan ke botol, lalu isi air. kocok2 botolnya, diamkan paling enggak 30 menit. kalau aku aku masukkan ke kulkas. nah, air beras itu, aku pake utk kompres2 ke muka. bagus banget kalau kulit kita lagi reaktif. walaupun kalau jerawat memang harus pake obat jerawat, tapi paling enggak air beras ini membantu bikin warna kulit bagus dan bekas jerawat cpt ilang, terus tekstur kulitnya juga jadi bagus. karena DIY, jadi aman untuk kulit sensitif sekalipun. ( tapi pake aer aqua ya. jangan aer keran ). lakukan tiap malam habis mandi. kamu tuang ke kapas, kamu kompres2 kayak pake masker gitu. :)

      Delete
    4. Mas Adit, maaf aku baru liat komennya..

      Thank you soooooooooo much for the advice. Sepertinya akan aku coba dlm wkt dekat. For the record, kalo utk minum air putih, mkn buah & sayur, minum vit C sama pake sunscreen sih rutin aku lakuin tiap hari. Cuma utk kondisi bbrpa hal lainnya seperti ini:
      1. Aku blm pernah pakai produk eksfoliasi apapun sblmnya, tp kalo lg perawatan dokter kulit sih pernah chemical peeling. Is it the same?

      2.cortico itu steroid bukan ya, Mas? Sayangnya,selama ini kalo aku tanya di krimku mengandung apa aja ngga pernah di ksh tau dgn gamblang sm dokternya. She just simply said "pake tipis2 aja klo lg jerawatan, masukin kulkas & jgn dipake jangka pjg krn bisa bikin pembuluh darah makin terlihat". Nah, dr situ aku browsing kalo yg kayak gt emg ber-cortico sih. Sebenarnya jd bikin parno pakenya tp ttp aja masih kupake sampe skrg krn minggu lalu abis kluar jerawat lg. And i know for sure kalo doxy itu antibiotik makanya suka males klo udh diresepin itu :'(

      So, rencananya aku mau berenti dlm wkt dekat Mas, cuma kayaknya ga berani klo di stop semua dlm wkt bersamaan. Amannya dimulai dr facial wash dulu kali ya? Cuma msh bingung pilih produknya sih. Hehe...

      Delete
    5. hi Tanti , :)
      hmm, itu sama . chemical peeling itu isinya biasanya AHA , atau TCA. nah, kalau biasanya obat yang beredar bebas mengandung aHA paling tinggi 20 an % , di dokter, justru konsentrasinya berkali lipat lebih tinggi, sampai 50 % misalnya, maka dari itu perlu pengawasan dokter pada saat penggunaan. jadi, singkatnya, justru efek exfonya berkali lipat lebih tinggi chem-peel di dokter Tanti. :)

      cortico itu steroid. dan dia bikin kulit tipis, indikasi kamu cortico overload adalah timbulnya gurat-gurat nadi ( seakan akan kamu bisa lihat pembuluh darah kamu sendiri. untuk detailnya kamu dapat search di google, cortico ini lah yang bikin ketergantungan dan bikin kulit tipis sampai seakan2 pembuluhnya kelihatan ).

      ho oh, dan antibiotik yang kita gunakan terus menerus akan bikin bakteri kebal lama lama sama antibiotik tsb. makanya, dosisnya pasti akan naik terus over time.

      berhenti cortico itu pasti ada masa adjustment nya Tan. biasanya kulitmu akan mulai 'bergejolak' , sampai kita di level super stress kadang2 , dulu aku sampe stop daging, stop dairy product, stop yang aneh2 , pure vegan sampe 2 tahunan demi mengurangi efek bergejolaknya itu. :)

      produknya ini juga gampang2 susah, paling gentle adalah cetaphyl, tapi doi mengandung fatty alcohol, yang artinya dia bisa meredam sensitivitas kulit, tapi punya tendensi memicu jerawat untuk yang kulitnya oily acne prone. simalakama. :(

      opsi lainnya : sulwhasoo gentle cleanser, wanginya enak, dan gak reaktif sih dikulitku. atau, sk2 gentle cleanser ( tapi ini ada BHA nya walaupun dosis kecil. tujuannya untuk mengangkat sel kulit mati. )

      klairs gentle juga bagus, kalau kamu ga ada alergi terhadap olive oil. karena klairs genlte ada kandunga olivenya.

      Delete
    6. Hi, Mas Adit..

      Bener bgt tuh yg Mas bilang, waktu aku sempet berhenti krim dokter selama setahunan kondisi kulit jd parah bgt. Bahkan kayak serba salah dipakein apapun & makan apapun. Sampe kayaknya ngga ada hari untuk ngga nangis & stress deh. Muncul 1 di satu tempat, bsknya muncul lagi dimana2. Kayak mati 1 tumbuh seribu. Aku jg ud pke cetaphyl di masa itu tp sayangnya ngga cocok krn malah nambahin beruntusan. Krn saking udh capek makanya balik dokter kulit lg skrg. Udh setengah tahun ini pake krim dokter lg tp tetiba wondering pengen bener2 stop lg (labil bgt, hahaha..)

      Cuma ya itu, masih terngiang sm pengalaman yg ngga sukses kemarin, Mas. Padahal udh stop makan telur, dairy products, gluten, ngurangin gula dll. Tp mungkin lifestyle ku yg blm teratur. Masih suka sulit tidur sampai larut malam & jarang olahraga. :D

      Kayaknya aku pgn coba sulwhasoo atau klairs deh, Mas. Soalnya review dari Mas Adit bagus. Kalo semisal pure olive oil aku ngga cocok krn bikin jerawatan, cuma coba aja dulu deh klairsnya siapa tau cocok..

      By the way, thanks a bunch ya Mas Adit udah kasih banyak masukan. Kayaknya ketagihan deh curhat sama Mas Adit, hehehehe... Kalo mau tanya2 lg boleh yaa.. :)

      Stay blessed

      Delete
    7. hi Tanti :) boleh banget :)
      selamat mencoba .. keep me updated ya :)

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete