Saturday, August 26, 2017

[Review] Duo Mist Combo : Avene Eau Thermale and Evoluderm Brume D'eau



Hi semua :)
hari ini Adit ingin share sedikit mengenai dua mist produk yang aku gunakan saat ini yaitu : Avene Eau Thermale Spring Water dan Evoluderm Brume d'eau Anti-Aging.

Ngomong-ngomong mengenai mist product, memang, mungkin dari semua pemerhati skincare, kurang dari 40% menggunakan mist product. Sebagian berpikir mist product itu cuma buang-buang duit, sebagian lainnya berpikir, mist product mungkin perlu, tapi gak essential. Nah, kalau Adit , aku melihat produk mist itu sebagai bagian yang gak terpisahkan. Kenapa ?

Alasannya sebenernya simple, pertama mist membantu aku untuk meratakan essence atau skincare product yang konsistensinya agak kental. Seringkali essence atau serum atau moisturizer yang agak kental, pada saat kita aplikasikan ke wajah, saking kentalnya, terus bikin kulit kita jadi terasa tebal, dan lengket. So, biasanya, aku semprotkan dulu mist ke wajah, baru kemudian aku aplikasikan essence ke wajahku. Dengan cara ini, essence yang kental tersebut lebih mudah diratakan di wajah.  Cara ini juga akan  membuat penggunaan essence tersebut menjadi lebih irit, karena cukup dengan sedikit essence, kamu dapat meratakannya ke seluruh bagian wajahmu.

Yang kedua, mist membantu memberikan immediate hydration supply, terutama , untuk kulit yang sensitive dan mudah memerah seperti kulitku. Well, ini juga penting banget. Kulit yang dehidrasi dan memerah , selain gak enak dilihat juga , akan memicu problem lainnya jika tidak kita jaga, seperti meningkatnya produksi sebum, sehingga memicu kemunculan whitehead dan blackhead, yang kemudian sangat mungkin menyebabkan jerawat, dll. Oleh karena itu, biasanya selalu tersedia mist di tas ku , yang selalu aku bawa ke mana-mana.

Yang ketiga adalah, butiran mist yang super kecil membuat produk yang kita semprotkan ke wajah kita tidak akan kemudian menyebabkan wajah kita banjir kayak habis kehujanan. Sehingga, menggunakan mist, jauh lebih praktis daripada menggunakan produk lainnya, in term of hydration supply.

Nah, sehubungan dengan Avene, Adit yakin, banyak di antara kalian yang mungkin familiar dengan mist ini, bahkan mungkin juga menggunakan produk ini. Avene mist memiliki capability untuk meredakan reaksi kulit yang lebay setelah treatment atau setelah penggunaan exfoliating agent. So, menggunakan Avene setelah treatment akan membantu kulitmu untuk kembali ke kondisi normal lebih cepat , menghilangkan merah-merah lebih cepat, tanpa efek samping . Biasanya, kalau adit habis facial, sampe rumah, aku semprotkan Avene ke kapas, lalu aku kompres di wajah sampai kapasnya kering. Dan, bersamaan dengan keringnya kapas tersebut, kemerahan di wajah sehabis facial pun jauh lebih mereda.

Next Evoluderm Brume d'eau.

Mungkin untuk produk yang satu ini, kamu gak terlalu familiar. Jujur, Adit pun enggak familiar dengan produk ini. Dan bener-bener gak sengaja juga membeli produk ini. Beberapa waktu yang lalu, sehabis gym , lagi lagi di Kota Kasablanka, I stumble across this interesting product when I was walking , from Celebrity Fitness, to my car. Iseng-iseng aku lihat, aku baca-baca, beli deh.

Haha.

Memang ga boleh banget , jalan-jalan santai di mall . Mata pasti ga bisa diam lihat kiri kanan, akhirnya kepincut sama salah satu produk. Gak kapok-kapok, terpicu oleh rasa keingintahuan ku , karena produk Evoluderm ini merupakan mist product yang konsepnya seperti Avene, tapi dengan hyaluronic acid di dalamnya.

Pertama kali menggunakan produk ini, aku agak kaget, karena produk ini agak stingy, dibandingkan dengan Avene. So, aku sempet khawatir, apakah produk ini akan mengiritasi kulitku atau tidak. Dan ternyata tidak.

Evoluderm membuat kulitku lebih plumped, lebih glowy, almost instantly. I love this product banget. Memang, produk ini bukan untuk mengatasi kulit sensitive kemerahan seperti halnya Avene, tapi produk ini memberikan immediate glow supply yang aku perlukan, yang tidak dimiliki oleh Avene.

Singkat kata, Avene dan Evoluderm ini jadi saling melengkapi. Yang satu memberikan kenyamanan untuk kulit sensitifku, yang satunya lagi memberikan instant glow yang aku sukai.

Bagaimana dengan kamu ? Punya pengalaman seputar Avene dan mungkin Evoluderm ?
Yuk, sharing-sharing di kolom komentar di bawah ini ya.

Nantikan review lainnya hanya di Groom it Like Adit.

Wednesday, August 23, 2017

[Beauty Info] 4 Things for Your Acne-prone Skincare

hi , all :)

kemarin sore, ada salah seorang reader yang menghubungi Adit via instagram . Doi bertanya sedikit mengenai hal-hal apa sajakah yang harus kita perhatikan sehubungan dengan perawatan kulit kita.
Nah, karena jenis kulit setiap orang berbeda-beda, tentu kebutuhan untuk perawatan kulit juga jadi berbeda-beda pula. Paling enak kalau jenis kulit kita normal , gak bermasalah, dan gak pernah memberikan reaksi buruk terhadap setiap jenis skincare yang kita gunakan. Surga banget deh itu. Orang bilang kulit badak. Tapi Adit ga setuju. Mana ada badak perlu perawatan kulit, ya kan ? lol.

Yang menyebalkan memang kalau kulit kita reaktif, sensitif, mudah memerah, mudah kering, mudah iritasi, mudah berjerawat pula. Untuk case seperti ini, kita harus benar-benar selektif dalam menentukan apa-apa saja yang akan kita aplikasikan ke kulit. Dan, mencari tahu perihal apa saja yang cocok dan gak cocok ke kulit kita juga perlu kesabaran, karena yang cocok di kulit orang lain (aku misalnya), belum tentu cocok di kamu. Biasanya hal ini terkait reaksi alergi di kulit orang , yang sifatnya spesifik. So, untuk case seperti ini, kamu mungkin harus melakukan 'trial & error' sendiri. Tapi, paling tidak, Adit dapat membantu kamu untuk memberikan panduan secara garis besarnya, hal-hal apa saja yang kamu perlukan untuk skincare kamu, termasuk di antaranya hal-hal apa saja yang harus kamu hindari saat memilih skincare. Karena kulitku acne-prone sensitive, postingan Adit kali ini didedikasikan untuk jenis kulit serupa. Mungkin itu kulitmu ? Kalau iya, yuk kita diskusi lebih jauh, 4 hal sehubungan dengan skincare yang harus kamu perhatikan, untuk mengurangi frekuensi jerawatmu.

4 Things for Your Acne-prone Skincare 


Well, kalau kita mau jujur, sebenernya , kita dibuat bingung oleh berbagai macam jenis skincare yang saat ini beredar di market. Mulai dari jenis-jenis skincare yang sedikit banyak kita kenal seperti facial wash, toner, cream, sunblock, sampai dengan jenis-jenis skincare yang agak awam ditelinga kita seperti skin , ampoule, first essence, night mask, serum, dll. Dengan sebegitu banyaknya jenis skincare yang ada di market saat ini, kalau kita mau ikuti semua, yang ada kantong kita pasti bolong donk. Belum lagi, kalau misalnya, dari sekian banyak jenis tersebut, ada beberapa item yang gak cocok di kulit kita, atau gak cocok dengan jenis kulit kita. Yang ada, alih-alih ingin mendapatkan kulit yang clink , yang ada kulit kita malah iritasi dan breakout.

Terutama untuk kita yang memiliki kecenderungan untuk timbul jerawat , dan sensitif. Saran Adit, gak semua item tersebut harus kita pakai. Malah, sebaliknya. Orang-orang dengan kecenderungan sangat mudah berjerawat sebaiknya memahami benar karakter kulitnya sendiri. Contoh : apabila pada sebagian orang , kulit mereka aman menggunakan skincare yang berlayer-layer, beberapa orang lainnya yang memiliki kecenderungan pore clogging, apabila menggunakan skincare yang berlayer-layer, yang ada kulitnya malah tidak bisa bernapas, atau misalnya pori-porinya clogged.
Contoh lainnya adalah untuk kulit jenis oily, yang , apabila menggunakan skincare berlapis-lapis, yang ada skincare tersebut menjadi sangat lengket di kulit kita , karena bercampur dengan oil yang diproduksi oleh kulit.

Well, long story short, gak semua item tersebut harus kita gunakan. Be wise dalam memilih item itu penting lowh, terutama dengan mempertimbangkan , paling tidak,  beberapa hal di bawah ini :

  • bagaimana jenis kulit kita ? ( kering dan sensitif / kering saja / normal / oily tapi gak berjerawat / oily acne prone ) 
  • bagaimana aktifitas kita sehari-hari ? ( di dalam ruangan ber-AC / di luar ruangan tapi teduh / di luar ruangan dan panas-panasan / beraktifitas di malam hari saja / sering di jalanan ) 
  • bagaimana kondisi cuaca di sekitar tempat tinggal kita ? ( 4 musim vs 2 musim / udaranya dingin cenderung kering / dingin cenderung lembab / panas terik / temperature nya tinggi ) 
  • bagaimana waktu luang kita ? ( untuk berolahraga / untuk cuci muka / untuk istirahat ) 
  • dsb 
Kesemua hal tersebut , baik itu jenis kulit, aktifitas, kondisi cuaca, dan waktu luang , sangat menentukan jenis-jenis skincare yang perlu kita gunakan. versus , yang perlu kita hindari. 

Contoh paling simple aja, kita seringkali 'mencontek' aktifitas penggunaan skincare orang-orang korea , karena ingin kulit kita clink seperti mereka. Padahal, kita lupa, bahwa baik dari segi genetik, maupun cuaca udara di korea jauh berbeda dengan kita yang tinggal di daerah tropis. Sehingga, menggunakan skincare berlayer-layer yang mungkin untuk mereka aman-aman aja, buat kita malah jadi bencana. Pada kondisi udara dingin, kulit kita tidak memproduksi sebum terlalu banyak. Namun, produksi sebum meningkat seiring dengan temperature udara dan temperature badan kita. So, secara general, produksi sebum orang yang tinggal di tempat tropis relatif lebih banyak daripada produksi sebum orang orang yang tinggal di daerah dingin / subtropis. Dapat dibayangkan, kalau kita mau pake 14 layer  skincare misalnya, di udara sepanas Jakarta, yang ada, alih-alih kulit kita clink, yang ada kulit kita seperti kue cucur . lol. 

Begitu pula dengan jenis kulit kita. Kalau kita tahu bahwa kulit kita sangat mudah muncul jerawat dan cencerung oily, Adit sarankan untuk membuang keinginan kita untuk menggunakan skincare berlapis-lapis. Kita cukup memperhatikan empat hal berikut ini : 
  1. cleanse
  2. prepare 
  3. prevent 
  4. block 
Yuk kita bahas satu per satu ke-empat hal di atas.

Cleanse


Adit yakin, kalian semua pasti setuju bahwa, hal yang paling penting sehubungan dengan merawat kesehatan kulit adalah menjaga kebersihan kulit kita. Nah, ada banyak produk pembersih yang beredar di pasaran, mulai dari cleansing oil, cleansing cream, cleansing gel, facial foam, toner , dll. Kamu ga perlu beli semua koq, cukup perhatikan beberapa hal ini :
  • kamu menggunakan make up ? 
  • kamu menggunakan waterproof sunscreen ?
kalau jawaban dari kedua pertanyaan di atas adalah : iya, berarti kamu harus mempertimbangkan untuk menggunakan double cleansing , dengan step pertama adalah membersihkan menggunakan cleansing oil, sebelum kemudian dilanjutkan dengan facial foam , dan diakhiri oleh toner . Toner disini walaupun tidak secara langsung membersihkan kulit, tapi sangat penting dalam mengangkat sisa-sisa sabun yang mungkin masih menempel di kulit kamu, di samping juga mempersiapkan kulit kita untuk tahapan perawatan selanjutnya. 

Nah, Adit, karena gak menggunakan make-up dan juga waterproof sunscreen, saat ini aku gak menggunakan cleansing oil, hanya micellar water saja sebelum mencuci dengan facial foam. Sampai beberapa waktu yang lalu aku memang rajin double cleansing, tapi setelah aku pikir-pikir koq kayaknya mubazir. Akhirnya aku ganti cleansing oil dengan micellar water, dan so far ternyata aman-aman aja koq. :)

Prepare 


Prepare di sini artinya : mempersiapkan kulit kita untuk tahapan lebih lanjut . Beberapa orang menggunakan first essence sebagai prep step. Tapi ada juga yang menggunakan prep toner sebagai prep step. Kalau aku pribadi, aku lebih suka first essence. Hasilnya lebih kelihatan daripada toner .

First essence yang saat ini paling banyak dicari ada dari beberapa brand yaitu :
  • SK-2 
  • Missha 
  • Iope 
  • Skin&Lab 
Aku pribadi, baru coba first essence dari SK-2 dan Missha, sedangkan IOPE dan Skin&Lab belum pernah. Walaupun demikian, untuk IOPE, aku menggunakan mask sheetnya sampai sekarang , yang memiliki kandungan yang sama persis dengan first essencenya, dan aku suka banget . Sedangkan Skin&Lab mengandung bahan dasar glutathione, yang digadang-gadang sebagai mother of antioxidant. So far, hanya S&L yang mempunyai first essence dengan bahan dasar glutathione tsb. 

Oh iya, brand lain yang aku gunakan adalah Hera Cell Essence. Tapi so far , aku belum melihat hasil yang significant menggunakan first essence ini. Di samping, memang agak susah mencari produknya. Dulu aku nitip ke temen yang sedang jalan-jalan ke Korea. Melihat susahnya memperoleh produk ini, less likely aku akan terus menggunakan produk ini nantinya. 

Next, prevent. 

Prevent 


Buat Adit pribadi, step 'prevent' ini adalah salah satu step yang paling penting. Pada step inilah biasanya skincare yang kita gunakan kemudian memiliki fungsi yang paling significant, sesuai dengan kondisi kulitmu , yaitu misalnya : 
  • mencegah kulit dehidrasi 
  • mencegah aging 
  • mencegah jerawat 
  • mencegah pembentukan sebum terlalu banyak
  • dsb 
So, pada tahapan ini, kamu memberikan kulitmu nutrisi yang dibutuhkan, untuk mengatasi dan mencegah problem yang kamu hadapi. Bentuknya dapat bermacam-macam , mulai dari essence, serum, lotion, cream, ataupun overnight mask, tapi gak perlu semua. Karena , kalau kita perhatikan, untuk variant yang sama, zat utama yang terkandung dalam setiap jenisnya , kurang lebih sama-sama aja. Contoh : varian snail pada Benton. Coba deh kamu cek di ingredient list , isi dari skin, lotion, essence, dan cream sebenernya gak jauh berbeda, terutama dari segi zat utama yang 'dijual' pada produk tersebut, hanya konsistensinya saja yang berbeda. Untuk cream, agar lebih thick , biasanya untuk produk cream, ada kandungan tambahan fatty alcohol, sedangkan untuk essencenya tidak ada. Tapi, kedua produk tersebut memberikan manfaat yang sama dari snail mucus. So, menggunakan kedua produk tersebut gak kemudian menggandakan manfaat snail mucus untuk kulitmu. 

Jadi, cukup gunakan 1 jenis produk untuk 1 jenis masalahmu. Misalnya , kalau kulitmu dehidrasi, kamu perlu hyaluronic acid essence, kalau terus kemudian kamu ada problem dengan jerawat, cukup gunakan produk yang mengandung salicylic acid, dan snail mucus untuk mempercepat sembuhnya luka di kulitmu. Dengan cara begini, penggunaan skincare untuk daily routine mu akan lebih efektif .

Satu hal khusus mengenai kulit berjerawat yang seringkali salah kaprah adalah : bahwa orang-orang yang kulitnya berjerawat lalu sering menghindar dari produk-produk anti dehidrasi. Mereka seringkali menganggap produk untuk kulit dehidrasi akan membuat kulit mereka menjadi oily. Sehingga mereka fokus menggunakan produk salicylic acid mulai dari pembersih wajah, toner, sampai dengan creamnya. This is sooo wrong. Menghidrasi kulit tidak sama dengan membuat kulit kita jadi oily. Menjaga kulit kita terhidrasi dengan baik di sini artinya menjaga kadar air kulit, bukan kadar minyak, dan ini penting. Kenapa ? 

Karena, pada saat kulit kita terhidrasi dengan baik, kulit kita akan memproduksi lebih sedikit sebum. Kita sama-sama tahu, bahwa sebum merupakan faktor utama yang menyebabkan : jerawat, whitehead, blackhead, dll. So, dengan kata lain, menjaga kadar hidrasi kulit kita merupakan salah satu langkah mengurangi kecepatan pembentukan blackhead, whitehead dan jerawat. Oleh karena itu, pada step 'prevent' ini, kamu wajib memasukkan 1 produk yang sifatnya menghidrasi kulit, di samping produk yang memang dikhususkan untuk kulit berjerawat. Dan penting untuk diperhatikan, bahwa gak perlu semua produk yang kamu gunakan itu harus dalam acne-combat mode on. Karena, seringkali produk untuk kulit berjerawat membuat kulit kita dehidrasi terutama apabila digunakan pagi malam.  

Next, block. 

Block 


Pasti kamu sudah menebak, langkah block di sini adalah : menggunakan produk yang mengandung SPF pada siang hari, agar kulit kita terhindar dari pengaruh buruk sinar matahari .

Produk yang mengandung spf saat ini sudah sangat banyak jenisnya, mulai dari water based spf , oil based spf, bb cream, cc cream, cushion yang mengandung spf , dll. Berhubung selama ini Adit hanya menggunakan sunblock dan bb cream, Adit ga bisa bilang bener-bener, produk spf mana yang paling efektif. Tapi, satu hal yang mungkin penting untuk diketahui adalah : semakin tinggi kadar spf nya, tendensi nya adalah semakin oily. So, untuk kulit berjerawat , cukup gunakan maksimal spf 40.

Beberapa brand merekomendasikan untuk mengulangi pemakaian sunblock setiap 4 jam sekali. nah, jujur Adit sih enggak mengulangi pemakaian sunblock setiap 4 jam sekali ya. Ribet soalnya. apalagi untuk kita-kita yang kerja dari pagi sampe malam. kalau mesti 4 jam sekali cuci muka terus pake sunblock , koq kayaknya abis waktu untuk begitu-begitu :) . Tapi ini kembali ke nature aktifitas kamu sehari-hari. Mungkin, untuk kita-kita yang kerjanya di dalam ruangan, yang hanya terkena pantulan matahari sedikit-sedikit aja, kita gak perlu mengaplikasikan sunblock ke wajah setiap 4 jam sekali. Sedangkan untuk kamu-kamu yang memang nature aktifitasnya terus menerus terpapar sinar matahari, mungkin kamu perlu mempertimbangkan untuk mengulangi pemakaian sunblock rutin beberapa kali sehari.


Last but not least, 

semoga melalui postingan aku kali ini, teman-teman dapat menelaah lebih jauh, kira-kira dari semua skincare routine yang sedang teman-teman gunakan, mana yang perlu dan essential, mana yang gak perlu. :)  Some beauty experts once said : " less is more " . Terlalu banyak menggunakan skincare gak menjamin hasilnya akan lebih bagus koq. Cukup gunakan yang kamu perlukan, sesuai dengan kebutuhan kulitmu, dan jenis kulitmu. Adit pribadi , sudah berapa lama gak pernah pake cream , karena setiap menggunakan cream aku jerawatan atau timbul white/blackhead. So, aku gak ngoyo 'keukeuh' ingin menggunakan cream. Step perawatan kulitku stop sampai di essence. :) And, i'm happy with that :) Bagaimana dengan kamu ?

Nantikan postingan lainnya hanya di groom it like adit ya. :) 

Friday, August 18, 2017

[Spotlight] The 'Super-ordinary' Ordinary

Hi semua, apa kabar ? :)
berhubung beberapa waktu yang lalu aku sempat agak jarang posting,
sampai dengan beberapa waktu ke depan, Adit mungkin akan posting cukup banyak, berhubung ada banyak skincare baru yang aku gunakan dalam beberapa waktu belakangan ini , dan, salah satunya adalah The Ordinary.


Well, awal mulanya kenapa aku sampai mencoba produk ini adalah : aku kena racun salah satu reader ku yang bilang bahwa i really should try this brand. Akhirnya, aku cari tahu lebih jauh mengenai produk ini. Dan aku shocked !

Gimana gak shocked, semua blog yang aku baca, semua forum yang aku datangi, 99% memberi review supperrr positif mengenai brand ini, atau mengenai Deciem , company yang menaungi The Ordinary ini. Well, selalu ada 1% paling tidak yang gak cocok / gak suka karena masalah kulit yang sifatnya personal. Untuk hal ini , aku gak bisa comment apa-apa, karena by genetik, kulit setiap orang gak sama.

Untuk kamu-kamu yang gak familiar dengan Deciem dan The Ordinary, yuk kita kenalan dulu lebih jauh.

Deciem | The Abnormal Beauty Company 




Kalau kamu mampir ke  deciem.com , kamu akan kaget betapa mereka bener-bener abnormal. haha .. Dengan tulisan-tulisan yang witty, statement-statement yang gak biasa, dan 'kejujuran' yang terpampang secara explicit pada website mereka, aku rasa mereka layak untuk menyatakan diri mereka abnormal. Coba deh kamu baca-baca detail produk-produk mereka, dimana , mereka state dengan jelas, kenapa produk ini mahal, kenapa ini murah, hal apa yang buat mahal, dan lain sebagainya, yang membuat kita sebagai customer mengerti , kenapa harga produknya berbeda untuk bahan dasar yang mungkin in general sama. Kejujuran ini lah kemudian yang membuat Deciem mendapat perhatian dari banyak skincare lover di dunia, yang tentunya, didukung oleh kualitas produk yang unbelievable. 

Well, Adit tidak sedang bermanis kata saat ini. Kamu dapat check , saat ini di banyak negara, ada banyak pengguna Deciem produk, dan itu sifatnya cult. Artinya, mereka bener-bener jatuh cinta dengan kualitas produk Deciem ini, padahal, companynya itu sendiri baru berdiri sejak tahun 2013.  So, mirip-mirip lah dengan Cosrx yang juga memiliki banyak penggemar setia. 

Deciem mengeluarkan 10 brand, yang mencakup brand skincare, dan perawatan tubuh lainnya. Untuk brand skincare, mulai dari entry level yaitu The Ordinary, lalu medium levelnya Hylamide, dan premium brandnya NIOD. Ketiga brand ini memiliki respons yang sangat positif , dan semuanya juga mempunyai penggemar setia. 

Adit pribadi sudah mencoba 2 brand, yaitu The Ordinary dan Hylamide. Dimulai dari The Ordinary sekitar 1.5 bulan yang lalu, lalu 2 minggu yang lalu aku mencoba Hylamide. Untuk postingan hari ini, adit akan bahas The Ordinary , produk apa yang sedang aku gunakan, dan produk mana yang sudah masuk dalam radar .

Oh iya, semua produk dari Deciem , termasuk The Ordinary, all free of :
  • parabens
  • sulphates
  • mineral oil
  • methylchloroisothiazolinone
  • methylisothiazolinone
  • animal oils
  • coal tar dyes 
  • benzalkonium chloride
  • mercury
  • oxybenzone
  • formaldehyde

Selain itu, semua produk Deciem against animal testing. Untuk alasan ini pula, Deciem tidak menjual produk di mainland China, karena salah satu persyaratan di China untuk menjual produknya adalah reequirement sehubungan dengan animal testing untuk tujuan registrasi. 

The Ordinary | Clinical Formulation with Integrity 


Two products that i'm currently using : Azelaic Acid and Niacinamide Zinc from The Ordinary

Sekilas mengenai The Ordinary, 

The Ordinary merupakan salah satu koleksi Deciem yang menawarkan teknologi perawatan kulit dengan bahan dasar yang sudah cukup familiar, yang berevolusi sedemikian rupa, sehingga memberikan manfaat yang lebih untuk kulit kita. Salah satu hal yang paling mebuat aku tertarik dengan produk ini adalah, bahwa brand ini mengutamakan honesty and integrity dalam membuat produk-produknya. Itulah alasannya kenapa The Ordinary memiliki slogan "Clinical Formulation with Integrity". Dan kelihatannya mereka gak main main dengan slogan tersebut.

Sedikit berbeda memang dengan korean beauty , di mana produk-produknya menggunakan zat yang berasal dari alam seperti : centella asiatica, snail mucus, atau misalnya bee pollen, propolis, ginseng, dll. The Ordinary menggunakan materi dasar yang sifatnya chemistry dan biochemistry. Hal ini yang semula membuat aku berpikir-pikir, apa aku aman gak ya mencoba produk dari brand ini. Tapi kemudian setelah dipikir lebih jauh, segala sesuatu di dunia ini adalah rangkaian chemistry. Bener ga? Aku, kamu, kulit kita, udara, gas, air, termasuk juga snail mucus, propolis, ekstraksi ginseng dll, segala hal di dunia ini adalah rangkaian kimiawi.

Bahkan sebenarnya, dengan menggunakan produk yang khusus hanya berisikan beberapa jenis material dasar, hal itu akan membuat kita terhindar dari kemungkinan 'ketidakcocokan' dengan material lainnya. Mungkin penjelasan Adit agak berat, tapi aku coba jelaskan secara lebih detail ya , begini : Misal , kita menggunakan snail mucus karena kita tahu bahwa di dalam snail mucus ada Epidermal Growth Factor ( EGF ) yang mampu mempercepat sembuhnya luka bekas jerawat, tapi kemudian di dalam snail mucus juga ada banyak material lain seperti misalnya : protein yang khusus diproduksikan oleh snail, di mana biasanya kalau orang alergi, kita sebenarnya alergi terhadap specific protein tersebut. Sehingga, untuk beberapa kasus, alih alih mendapatkan keuntungan dari EGF pada snail mucus, untuk orang yang alergi, yang ada kulitnya malah memberikan reaksi alergi pada specific protein tersebut. Jika demikian, kenapa kita gak sekalian beli produk yang hanya mengandung EGF saja, tanpa perlu khawatir alergi terhadap substansi lainnya di dalam produk tsb.

Hal itulah yang kemudian membuat aku memberanikan diri untuk mencoba The Ordinary ini.

Dua produk The Ordinary yang pertama aku gunakan adalah :

  • Niacinamide 10% dan Zinc 1% : tujuan utama dari penggunaan produk ini adalah untuk memudarkan skin blemish ( noda ) , dan mengurangi aktifitas sebum sehingga kulit kita tidak terlalu berminyak, dan kemunculan whitehead / blackhead lebih less  frequent. To be honest, this product is "WOW" me . Banget! 
  • Azelaic Acid Suspension 10% : kalau kamu perhatikan, beberapa korean beauty product seperti Benton Snail, menggunakan azelaic acid. Tujuan penggunaan azelaic acid adalah untuk mencerahkan wajah, di samping juga membuat kulit kita lebih halus dan meudarkan noda. Jadi kurang lebih sifatnya seperti AHA / BHA, tapi , dengan tambahan kegunaan yaitu : anti oksidan yang efektif. I've been trying this product for almost 1.5 months, and so far i lovee it. This product is also "WOW" me banget ! 
Setelah mencoba kedua produk tersebut selama 1 bulan, akhirnya 2 minggu yang lalu aku coba menambah produk The Ordinary  , yang didedikasikan untuk eye puffiness, yaitu : Caffeine Solution 5% + EGCG . Bersamaan dengan produk ini , aku juga beli serangkaian produk Hylamide yang bertujuan untuk mengurangi reaksi buruk pada kulit sensitif : SubQ Anti-Age, dan Booster Sensitive Fix. Dua produk ini harus digunakan bersamaan, jadi SubQ dulu, lalu Sentitive Fix. Dan lagi lagi, aku terpesona dibuatnya. lol.

Beberapa produt The Ordinary yang sudah masuk radarku antara lain :

  • 100% Organic Cold-Pressed Rose Hip Seed oil
  • High-spreadability Fluid Primer 
  • Buffet ( produk ini memiliki review supppppeerr positif ) 
  • Suncare nya ( masih coming soon ) 

Karena postingan Adit kali ini lebih bersifat 'Spotlight' , Adit belum bahas secara detail review mengenai produk ini ya. :)  Untuk review postingnya nanti menyusul. Soalnya postinganku sudah terlalu panjang. :)

Alright then. Sekian dulu postingan ku hari ini. 
Terimakasih guys sudah mampir-mampir ke blog Adit.  

Stttt... kemarin yang mampir ke blogku mencapai 2600 orang. hahah .. seneng deh kalau blog yang aku tulis ternyata memberi manfaat untuk orang lain yang membacanya. 

Nantikan review Adit mengenai produk The Ordinary dan Hylamide , soon ! 

ciao !

Tuesday, August 15, 2017

[Review] Nature Republic Soothing & Moisture Aloe Vera 92 % Soothing Gel

Hi semua, :)
hihi, maaaff banget aku agak jarang posting belakangan ini. sampe ditegur salah satu reader , katanya kenapa aku jarang posting :)
terimakasih loh, itu artinya kalian perhatian :)
iya nih, papa ku sakit soalnya , kemarin ada benjolan di lehernya. kita harap-harap cemas, karena takutnya itu kanker. jadi akhirnya kemarin di angkat benjolannya, lalu biopsi, dll .

Tapi per hari ini aku janji, aku akan rutin posting lagi :) . seperti kali ini, aku akan review mengenai salah satu aloe vera product yang mungkin paling hype yang pernah kita tahu : Nature Republic Soothing and Moisture Aloe vera 92% Soothing Gel. 

Oh iya, sebelum kita beranjak menuju bahasan aloe vera soothing gel ini, untuk kamu pengguna IG, kamu dapat follow IG aku di @Joshua_adityaa. Walaupun IGku personal sifatnya , aku suka posting daily routine ku di Insta Story :) .

Nature Republic Soothing and Moisture Aloe Vera 92% Soothing Gel

Well, berbicara mengenai produk ini, somehow, aku agak ngeri-ngeri sedap . alasannya banyak, yaitu : 
  • produk ini banyak palsunya di pasaran. so, aku mesti sangat hati-hati memilih produk ini. mesti bener-bener cari trusted seller yang aku yakin gak jual produk abal-abal . apalagi , kalau kita lihat di online store, produk ini range harganya mulai dari 40 ribuan sampe 160 ribuan. kan bingung. ya kan ?
  • yang kedua, produk ini mengandung alkohol.  dan aku takuuutt bgt pake produk yang mengandung alkohol. dan alkohol itu bikin kulit kita kering dan dehidrasi. so, untuk kulit sensitif, alkohol ini bener-bener menakutkan. ( dan aku kulitnya sensitif, so aku takut sama si alkohol ini. haha ) 
  • yang terakhir, aku gak suka sama bentuknya yang jar. karena : 
    • bentuknya gendut, ga simple, ga mudah dibawa-bawa
    • gak higienis, setiap kali kita membuka tutup jar,  kita mengekspose seluruh isi produk terhadap udara terbuka , yang kita tahu , bahwa bakteri, kotoran, debu yang gak keliatan sama mata kita , sangat mungkin mengontaminasi seluruh isi produk yang kita gunakan tersebut. 
    • tidak disediakan spatula pula. jadi, setiap kali kita mau menggunakan produk tersebut, kita harus mencolek produk tersebut dengan tangan, yang ujung-ujungnya, juga sangat mungkin membuat produk yang ada di dalam jar tersebut semakin tidak higienis lagi. 
Tapi, karena aku sudah cari sana-sini produk aloe vera yang bagus dan gak ketemu-ketemu ( aku suka dengan aloe vera rescue gel The Body Shop, hanya saja harganya mahal dengan volume yang sedikit, jadi bukan untuk pemakaian tiap hari . ), akhirnya aku coba deh produk Nature Republic ini. #fingercrossed. 

singkat kata, akhirnya aku coba juga produk Nature Republik ini. 

Pertama-tama, yuk kita lihat detail ingredient produk tsb. 

Seperti yang dapat kita lihat di tabel di atas kandungan tertinggi yang berada di urutan pertama produk ini adalah ekstraks aloe vera, dengan alkohol menempati urutan kedua. in general, keseluruhan ingredient yang berada di list, termasuk kategori aman digunakan. Kamu dapat lihat dari skala safety nya, range hijau dan kuning, dengan hampir 90% hijau. Walaupun demikian, banyak produk yang 'mengaku' aloe vera Nature Republic tapi palsu , yang saat ini beredar di pasaran. So, aku rasa penting bagi kita semua untuk tahu, ciri-ciri produk yang asli, sehingga kita gak salah pilih nantinya. karena kita ga pernah benar-benar tau , produk yang palsu itu isinya apa saja. bukan tidak mungkin isinya adalah zat-zat yang berbahaya untuk kesehatan kita. Berikut tampilannya secara visual. 



Seperti yang dapat kita lihat di atas, dari visualnya, ada beberapa hal yang membedakan produk yang asli daripada produk yang 'palsu' , yaitu : 
  • mulai dari sisi kiri atas, apabila kita lihat, gambar 'cairan' pada produk tampak muka terlihat seperti muncul keluar. Kalau disentuh, memang bagian cairan tersebut lebih muncul daripada bagian lainnya. 
  • selain itu , kalau kita perhatikan , di bagian bawah jar, dan di bagian samping jar, ada tulisan NATURE REPUBLIC, yang embos . Dua hal itu yang harus kita perhatikan 
  • Hal lainnnya, dan ini agak tricky, adalah bahwa produk yang asli tidak memiliki bau menyengat yang mengganggu, dan konsistensinya agak seperti gel, tapi lumer begitu kita aplikasikan ke wajah. Tapi untuk mengetesnya, kamu memang harus beli dulu produk tersebut. 
Mengenai harga, in general , harganya seharusnya range nya di atas IDR 100.000,-. So, hati-hati teman-teman, kalau kita kemudian lihat harga di online store yang lebih rendah dari IDR 100.000.

Result so Far 

To be honest, i like this product. Walaupun, karena kandungan alkoholnya, saat aku melihat kulitku sedang memerah, atau sedang agak sensitif, aku ga berani menggunakan produk ini. Tapi saat kulitku sedang gak terlalu sensitif, aku gunakan produk ini, aku suka. 

Beberapa hal yang aku suka dari produk ini yaitu :
  • i feel immediate soothing effect on my skin. 
  • kulitku lebih plumped dengan regular use , pagi dan malam 
  • wanginya gak ganggu
  • no breakout 
  • no purging 
  • harganya lebih affordable dibandingkan produk aloe vera sejenis , tapi memberikan hasil yang lebih kelihatan daripada produk yang pernah aku coba ( COSRX aloe vera bagus, tapi discontinue, Body shop rescue gel bagus dan no alcohol tapi harganya lebih mahal ) 

Namun, terlepas dari hal positif yang aku lihat dari produk ini, salah satu hal yang cukup mengganggu adalah 'jar' nya itu sendiri. 
So, untuk mengatasi hal tersebut, aku beli botol puff ukuran travel , dan aku sisihkan produk ini kedalam puff tersebut. Keuntungan menggunakan puff yaitu :
  • lebih higienis 
  • lebih mudah dibawa-bawa ( terutama , karena aku sering bepergian ) 
  • So, saranku, lebih baik kalian memindahkan sebagian isi dari jar ke dalam puff , agar mengurangi kemungkinan berkurangnya higienitas ( well , aku ga tau higienitas bener ga ya ? ) , dari produk itu. Pastikan kalian sudah mencuci botol puff tsb dengan alkohol, keringkan, diamkan 2 malam untuk memastikan seluruh alkoholnya sudah menguap. 

Well, that's all from me. nantikan review lainnya hanya di Groom it Like Adit :) 

Wednesday, August 2, 2017

[Review] NUXE Gentle Toning Lotion with Rose Petals ( Hydrating Toner )


Hi semua :)

maaf kan kalau beberapa waktu belakangan aku agak slow response membalas comment kamu. :)
papa lagi sakit, jadi kemarin sempat fokus ke papa dulu :)

kali ini Adit ingin share dikit mengenai hydrating toner yang sedang aku gunakan. Yuph, untuk kamu yang mengikuti perkembangan skincare, kamu pasti tahu, bahwa, ada 2 jenis kategori toner yang lazim digunakan , yaitu : exfoliating toner dan hydrating toner.  Nah, kalau selama ini aku lebih fokus membahas mengenai exfo toner, kali ini adit ingin membahas mengenai hydrating toner , juga sekalian menjawab pertanyaan dari beberapa reader blog ku perihal hydrating toner yang sedang aku gunakan.

Well, berbicara mengenai hydrating toner ini memang orang-orang sering salah kaprah. Banyak orang berpikir bahwa hydrating toner itu gak cocok untuk kulit oily, karena akan makin oily. That's totally wrong banget ! Hydration dan oily itu makhluk yang berbeda. Justru, kulit yang dehidrasi akan memicu produksi sebum lebih banyak, sehingga akhirnya malah jadi semakin berminyak dan berjerawat. So, menjaga kulit tetap hydrated sangat penting agar produksi sebum lebih terjaga.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk mengaplikasikan hydrating toner ini ? hydrating toner penting kita gunakan apabila kita sedang merasa kulit kita agak kering, atau , setelah menggunakan exfoliating agent . Dalam hal ini yaitu : BHA / AHA . Karena, biasanya setelah kita menggunakan exfo agent, kulit kita cenderung agak dehidrasi ( kamu dapat merasakan kulitmu ketarik ). So, menggunakan hydrating toner penting untuk dilakukan setelah menggunakan exfo agent :) Untuk Adit, saat ini adit menggunakan hydrating toner dari NUXE , yaitu Gentle Toning Lotion with Rose Petals .



Gentle Toning Lotion with Rose Petals. 

Dari sekian banyak hydrating toner yang beredar di pasaran, hal pertama yang biasanya aku lihat adalah , konsistensinya. Aku agak males menggunakan toner yang terlalu kental. Alasannya simple, menggunakan toner yang terlalu kental membuat kulit jadi agak lengket dan produk yang aku aplikasikan setelahnya agak susah diserap kulit. Toner itu buat aku ya, watery aja karena memang peruntukannya bukan untuk menutrisi kulit yang gimanaa gitu :) Itu juga alasannya kemudian aku memilih produk NUXE ini. Disamping memang harganya gak terlalu mahal untuk ukuran toner, NUXE juga memiliki kandungan utama air mawar yang memang bikin kulit kita hydrated in no time.

Ada banyak hal yang aku suka dari produk ini , yaitu:

  • seperti yang tadi adit sebutkan, harganya , well,  'ok' lahh . :) Gak murah memang, tapi gak mahal banget gimana juga :) 
  • kandungan utamanya air mawar
  • wanginya enak, walaupun ada rasa artificialnya somehow 
  • gak lengket, konsistensi nya watery 
  • gak bikin breakout 
  • Aku bisa merasakan soothing effect pada saat menggunakan produk ini, which is a plus buat ku :)
Di samping juga, ada beberapa hal yang aku gak terlalu suka , yaitu:
  • kalau kita lihat di COSDNA, ada beberapa ingredient yang skala safetynya warning nya agak tinggi . seperti kamu lihat di bawah ini. Oleh karena itu, penting untuk kamu perhatikan, apakah kamu sensitif terhadap ingredient tersebut atau tidak. Kalau aku, kebetulan ingredient tersebut gak sensitif di kulitku. :) Selalu lakukan test patch ya :) 



  • Walaupun gak krusial, aku agak menyayangkan , kenapa kandungan pertamanya aqua :) akan lebih bagus , kalau kandungan utamanya adalah ( mungkin ) , extract. 
  • Hal lain yang aku gak terlalu suka adalah, bahwa produk ini tidak di-sealed. so, somehow , aku suka bertanya-tanya waktu aku beli produk ini, ini beneran masih bagus kan ya ? masih higienis kan ya ? atau yang paling ekstrim : produk yang mau gw beli sempat di-tester-in orang gak ya ? hahahha .. well, akan lebih baik kalau NUXE concern mengenai hal hal seperti itu. karena kesel kan, kalau ternyata produk yang kita beli agak sedikit berkurang karena sempet digunakan untuk tester oleh orang lain. so, biasanya aku cari produk yang posisinya agak di tengah. hahah 
Note : penting untuk kamu ketahui , bahwa produk ini bukan untuk mengatasi kulit yang super kering. So, untuk kamu yang problem kulitnya adalah super kering , mungkin produk ini bukan solusi yang tepat :) 

Final Thought 

Dari segi kualitas produk dalam hal menghidrasi kulit, dengan mempertimbangkan harga produk ini, aku rasa kualitasnya 'boleh' lah. I'm going to continue in using the product untuk i find a better product :)  

Untuk kamu yang ingin membeli produk ini, produk ini memang agak susah dicari. Setahuku hanya Sociolla dan Sephora yang jual NUXE ini :) 
So, untuk kamu yang mungkin ingin membeli produk ini, paling gampang, beli di Sociolla secara online . :) 

So, sekarang Adit uda kasi tau recommended hydrating toner yang cukup aman di kantong, tapi kualitasnya not bad kan? :) nantikan postingan lainnya hanya di Groom it Like Adit ya :)