Sunday, December 31, 2017

[Beauty Info] Kenali Folikulitis, Salah Satu Masalah Kulit yang Menyerupai Jerawat

Hi semua,
selamat tahun baru 2018.
Semoga semua yang kamu cita-citakan dapat terwujud tahun ini . Amin..

Hari ini Adit ingin share sedikit mengenai salah satu masalah kulit, yang sering disalah artikan sebagai jerawat, yaitu folikulitis. Apakah itu ?

Folikulitis adalah salah satu jenis peradangan kulit, yang terjadi pada folikel rambut ( folikel adalah lubang tempat rambut tumbuh). Bentuknya bulat, bengkak memerah, disertai dengan puss (nanah), mirip dengan jerawat. Folikulitis ini biasanya sering terjadi pada pria, di bagian kumis, atau beard. Dan untuk wanita, di bagian tepi wajah di daerah rambut, atau kadang-kadang di kulit kepala. Karena folikulitis ini radang pada folikel, dia tidak akan tumbuh pada bagian yang tidak ada rambutnya seperti telapak tangan misalnya.

Kenapa Adit bahas ini? Karena aku lebih sering mengalami folikulitis ini daripada jerawat. Biasanya terjadi di daerah dekat janggut, atau di bagian samping wajah, seperti yang kamu lihat di foto berikut ini.


Inflamasi kulit jenis ini biasanya penyakit yang umum, jadi gak serius gimana gitu. Namun demikian, karena masalah ini cukup sering terjadi, ada baiknya kita bahas lebih jauh, agar kamu tidak salah kaprah mengartikan folikulitis dengan jerawat.

Biasanya peradangan dimulai dengan benjolan yang agak memerah pada kulit, yang kalau dipegang sakit. Kadang-kadang folikulitis ini disertai dengan perasaan terbakar di sekitar kulit yang teriritasi, dan gatal.

Jenis folikulitis 

Berdasarkan penyebabnya, ada beberapa jenis folikulitis , yaitu :

  • Folikulitis pseudomonas : terjadi apabila kamu berendam di air hangat ( pemandian air hangat , steam / sauna ) yang kurang terjaga kebersihannya, sehingga banyak bakteri dan bakteri itu kemudian menyebabkan folikulitis. 
  • Sycosis barbae : ini jenis folikulitis yang sering dialami Adit , dan pria pada umumnya, yaitu folikulitis yang terjadi di daerah janggut. 
  • Folikulitis gram-negative : jenis folikulitis yang sering terjadi, karena kita terlalu lama menggunakan antibiotik untuk mengatasi jerawat. 
  • Pseudo-folliculitis : kondisi palsu pada kulit seakan-akan itu adalah folikulitis, namun tidak bernanah. Biasanya infeksi ini disebabkan oleh pertumbuhan rambut ke arah dalam. 

Faktor Pemicu Folikulitis

Walaupun penyebab utamanya adalah infeksi, infeksi itu sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam microorganisme, seperti : bakteri, virus atau jamur misalnya. 
Namun demikian, infeksi tersebut biasanya dipicu oleh folikel yang mengalami kerusakan, sehingga bakteri dapat masuk ke folikel rambut dan menginfeksi folikel tersebut. 
Kondisi umum yang seringkali menyebabkan rusaknya folikel rambut adalah : 
  • bercukur. Seringkali kita bercukur menggunakan pisau yang sudah tidak terlalu tajam misalnya.
  • penggunaan pakaian yang terlalu ketat
  • keringat berlebih 
  • penggunaan cortico steroid yang berlebihan pada kulit 
  • kulit panas dan lembab dalam jangka waktu panjang 

Mengobati Folikulitis 

Pada sebagian besar kasus, folikulitis akan hilang dengan sendirinya setelah kurang lebih 10 hari. Namun demikian, orang dengan kasus tertentu seperti daya tahan tubuh yang rendah, penderita HIV , dan beberapa kondisi khusus lainnya seperti orang yang meng-abuse antibiotik, cream cortico steroid, dan orang yang mengalami kondisi berkeringat yang berlebih, biasanya perlu perhatian khusus dalam mengatasi folikulitis. 

Yang dapat kita lakukan apabila terjadi folikulitis adalah :
  • membersihkan bagian kulit yang terkena folikulitis dengan baik
  • kurangi penggunaan pakaian ketat 
  • hindari bercukur , sementara folikulitis sedang terjadi
  • kompres air hangat di daerah yang terjadi folikulitis 
  • menggunakan penghilang rasa sakit apabila diperlukan 
  • jangan berendam / sauna / steam dulu sementara sedang memiliki folikulitis. 
Apabila folikulitis tidak kunjung sembuh setelah beberapa waktu, Adit sarankan kamu datang ke dokter . Jangan tunggu sampai terjadi komplikasi lanjut seperti :
  • folikulitis yang menyebar ( biasanya, kamu bercukur pada saat terjadi folikulitis. Bakterinya terbawa di pisau cukur, menyebar ke folikel rambut lainnya ) 
  • terbentuk bisul-bisul di bawah kulit 
  • trauma kulit seperti kulit menghitam, bekas luka, atau rusaknya jaringan parut 
  • kerusakan folikel secara permanen yang menyebabkan kebotakan permanen. 

No comments:

Post a Comment