Wednesday, November 14, 2018

[Review] The Ordinary Alpha Arbutin 2% + HA


Hi semua,
Beberapa waktu yang lalu, ada salah satu reader blog aku yang ‘negur’aku di DM ig, katanya kenapa aku uda jarang posting yang baru lagi? Haha 😅
Maaf ya, bukan aku melupakan blog ini, hanya saja memang, dengan waktu yang terbatas, dan akses yang terbatas ke blogger, akhirnya , mau ngetik, kelewat lagi, kelewat lagi.
Ditambah lagi, karena aku rencana mau mulai bikin video youtube, akhirnya, aku mikirnya, nanti aja deh skalian dibahas di youtube. Haha.
Tapi, berhubung youtube channel aku pun masih ngegodog konsepnya, aku akan mulai posting-posting blog lagi.

Anyway,
Sesuai dengan judul, postingan aku kali ini akan membahas tentang salah satu produk The Ordinary, yaitu Alpha Arbutin 2% +HA.
Bahasan kali ini akan cukup detail, mulai dari :
  • Apa itu Alpha Arbutin ?
  • Kenapa harus Alpha Arbutin ?
  • Fungsi dan benefit yang ditawarkan Alpha Arbutin ini untuk kulit kita ?
  • Apakah ada side effect-nya?
  • Sifatnya complementary atau contradictory dengan zat-zat apa saja , dan masih banyak lagi.

Secara simplenya, Alpha Arbutin (untuk berikut-berikutnya Adit akan singkat dengan AlpA), merupakan zat dasar yang berada di alam, yang termasuk dalam klasifikasi skin lightener, yang membantu untuk mengurangi noda di kulit kita, serta membuat kulit kita lebih cerah. Kalau kita perhatikan dengan detail, produk-produk yang menargetkan warna kulit yang tidak merata, pigmentasi, skin discoloration karena noda jerawat atau aging, biasanya menggunakan AlpA ini sebagai salah satu ingredient mereka. 
Seperti yang mungkin teman-teman rasakan, keberadaan spot, warna kulit yang gak rata ini memang bikin kesel. Seringkali, andaikanlah 80% kulit kita bersih, tapi 20%-nya ada noda, kita pasti akan berusaha, gimana caranya noda yang hanya 20 persen tersebut memudar. Atau, jangan 20% deh, misalnya hanya ada 2-5 noda jerawat aja, pasti kita akan berusaha gimana caranya, noda  jerawat tersebut memudar. Benar?

Kenapa? Karena, memang tidak dapat dipungkiri, kulit yang bersih bebas noda lebih enak dilihat dan membuat kita nampak lebih muda daripada kulit yang bernoda. Terlebih lagi pigmentasi kulit yang pada sebagian kasus, related to aging process. Oleh karena itu, keinginan untuk membuat kulit kita bebas noda jadi sesuatu yang amat sangat diinginkan. Terlebih lagi belakangan ini, dimana, social media posting menuntut kita untuk tampil catchy, untuk menarik like, dll. 

Nah, berdasarkan hal tersebut, zat-zat yang termasuk ke dalam kategori skin lightener mulai naik daun, termasuk di antaranya alpha arbutin ini. Sekilas saja, yang termasuk skin lightener ini ada banyak, seperti misalnya kojic acid, vitamin C serum, niacinamide, dll yang semua bekerja untuk memudarkan noda di kulit, dengan cara yang berbeda-beda. Terlepas dari banyaknya jenis zat yang termasuk kategori skin lightener, untuk postingan kali ini, Adit hanya akan bahas Alpha Arbutin. Mungkin nanti Adit akan buat satu postingan khusus yang membahas semua jenis skin lightener tersebut, termasuk pros and cons-nya, untuk menjadi bahan pertimbangan kamu dalam memilih skincare yang sesuai untuk kulitmu. 

Kembali ke Arbutin, AlpA bekerja dengan cara menghambat kerja salah satu enzyme tyrosinase yang berada di dalam melanocytes. Mungkin teman-teman sudah tahu, melanocytes merupakan sel-sel pada kulit kita yang memberikan pigmen dan mewarnai kulit kita, yang sangat erat hubungannya dengan produksi melanin. Melaninlah yang memberikan warna kulit, gradiennya dll. So, untuk kulit yang pigmented, seperti halnya bekas jerawat, di lokasi tersebut, jumlah melaninnya jauh lebih banyak daripada melanin di tempat lainnya. Dengan kata lain, apabila kita dapat menahan kulit untuk memproduksikan melanin, kita dapat secara efektif mencerahkan area tersebut dan mengurangi noda yang ada. 

Kenapa Harus Alpha Arbutin? 


Lain halnya dengan hydroquinone, salah satu zat yg sering digunakan banyak dokter untuk mengurani tampilan noda, tapi dengan resiko rusaknya jaringan kulit apabila digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yg lama, AlpA merupakan zat yg terdapat secara alamiah pada beberapa jenis tanaman, seperti misalnya bearberry dan mulberry. AlpA juga dapat ditemukan di dalam blueberry, cranberry, gandum dan brberapa jenis pir. Bearberry, sejak jaman dahulu digunakan oleh bangsa Eropa sebagai salah satu anti bacterial agent, terutama karena kandungan arbutin tersebut. 

yang membedakan Arbutin ini dari hydroquinone kimiawi adalah, bahwa arbutine terdiri dari rangkaian hydroquinone dengan rantai gula. rantai gula inilah yang kemudian bertindak sebagai safety valve. sehingga kulit tidak terekspose hydroquinone dalam jumlah yg terlalu besar pada saat yang bersamaan. 

Apakah Alpha Arbutin Aman Digunakan?


Adalah hal yang penting untuk diingat bahwa, Alpha Arbutin akan berubah bentuk menjadi hydroquinone pada kondisi alkali. atau dengan kata lain, pada pH tinggi. oleh karena itu. penggunaan Alpha Arbutin harus digunakan pada kondisi kulit yang normal atau slightly acidic. Pada kondisi kulit yg slightly acidic, alpha arbutin aman digunakan. 

Apakah yang Ditawarkan oleh Alpha Arbutin? 


ini cukup menarik. alpha arbutin, apabila digunakan secara rutin selama paling tidak 4 minggu. akan mampu mengurangi tampilan noda, termasuk diantaranya : bekas jerawat, freckles, membuat kulit menjadi radiant dan lebih cerah. lain halnya dengan exfoliating agent yang juga mampu memudarkan bekas jerawat namun ada resiko purging, karena cara kerjanya yang berbeda dengan exfo agent, alpha arbutin tidak menyebabkan purging, karena memang AlpA ini bekerja dengan cara menghambat produksi melanin, bukan “mengangkat” noda tersebut seperti exfo agent. 

nah setelah bahasan mengenai AlpA, berikutnya yuk kita bahas mengenai produk The Ordinary ini. 


The Ordinary Alpha Arbutin 2% + HA 



Lain halnya dengan produk yang menggunakan Arbutin sebagai whitening agent yang rata-rata hanya 1 % saja, the Ordinary memiliki kandungan AlpA 2%, which is 2 kali lebih tinggi dari produk lainnya. 

Ditambah lagi, bahwa produk ini memiliki pH 4.85-4.9, sehingga mampu menjaga Alpha Arbutin agar tidak berubah bentuk menjadi hydroquinone. 

Disamping itu, produk ini juga aman digunakan untuk kulit sensitif karena tidak mengandung alkohol dan tidak mengandung silikon. kalau kamu alergi terhadap kacang-kacangan atau gluten, kamu dapat sedikit bernapas lega karena produk ini juga nut and gluten free :) yay! 

Cara Penggunaan: 

Yang selalu Adit lakukan adalah :
  • Memastikan kulit dalam kondisi yang bersih. 
  • Lalu setelah membersihkan wajah, Adit menggunakan prep essence sebelum akhirnya menggunakan niacinamide zinc The Ordinary juga. Aku beri jeda antara prep essence dengan niacinamide zinc. 
  • Setelah zinc ini, aku menggunakan alpha arbutin. Namun sebelumnya, aku memastikan produk niacinamide zinc tsb sudah benar-benar terserap sempurna. 
Beberapa petunjuk lain menyarankan untuk menggunakan alpha arbutin terlebih dahulu baru zinc. Aku pernah coba, tapi somehow kulitku jadi agak lengket.Secara logika, karena alpha arbutin ini mengandung HA yang merupakan moisture lock agent, produk yg mengandung HA sebaiknya digunakan later, sehubungan dengan fungsinya sebagai moisture lock tsb. (untuk niacinamide zinc, aku pernah membahas produk ini beberapa waktu yang lalu. kamu dapat lihat detailnya di sini.) Untuk alpha arbutin ini aku sudah habis 1 botol, dan so far, menggunakan urutan produk seperti adit uraikan di atas memberikan benefit bagi kulitku. Kulitku merespons produk-produk yang aku gunakan, termasuk alpha arbutin yang menghilangkan bekas spot diwajahku dalam waktu yang cukup cepat.

Namun demikian, salah satu hal yang mungkin menjadi kelemahan dari produk ini adalah, bahwa produk ini tidak terlalu efektif kalau problemmu adalah erythema. 

Beberapa waktu yang lalu aku mengalami luka di wajah, yang meninggalkan red mark, dan somehow red mark tersebut gak kemudian berubah menjadi hitam, pink terus. iIilah yang dinamakan erythema. Given the fact that the healing process is progressing, alpha arbutin kelihatannya gak terlalu efektif dalam mengatasi erythema. masuk akal sih, karena cara kerjanya kan memecah melanin, sedangkan erythema kan gak pigmented, so, sangat dimengerti. 

Untuk erythemanya itu sendiri, aku sekarang sedang mencoba menggunakan dermatix ultra. nanti aku review terpisah ya :) Tapi overall, i loveee arbutin so much, especially the one from The Ordinary ini. 

Kalau ada dari kamu yang ingin bertanya lebih jauh atau mungkin ingin share pengalaman kamu menggunakan produk ini? leave comment di bawah ini ya :) 

jangan lupa juga follow my instagram @joshua_adityaa. 

nantikan bahasan berikutnya hanya di Groom it Like Adit :) 

4 comments:

  1. Alpha arbutin aku nyetok dan aku simpan semalam 1bulan dan berubah jadi pink menuju coklat, pernah gitu ga?

    ReplyDelete
  2. iyaa.. punya aku juga gitu. itu kenapa ya?

    ReplyDelete
  3. Product: Alpha Arbutin Other Name: 4-Hydroquinone-alpha-D-glucopyranoside; a-Arbutin Purity: 99% HPLC CAS no: 84380-01-8 Molecular Formula: C12H16O7 Appearance: White crystal powder Molecular Weight:272.25 Solubility:Easily soluble in hot water, methanol, ethanol and propylene glycol, glycerol aqueous solution, insoluble in ether, chloroform, petroleum ether, etc. Wholesalealpha arbutin

    ReplyDelete
  4. Alpha-Arbutin can reduce skin obscuring by forestalling the creation of the catalyst called tyrosinase, which prompts melanin creation. In a few months, you can begin seeing the advantages of The Ordinary Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2% Size: 30ml.

    ReplyDelete